Festival Sriwijaya 2017 Terancam Batal Digelar di BKB
Palembang, BP — Festival Sriwijaya Tahun 2017 yang merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka mengangkat kembali nilai-nilai tradisional dalam frame kejayaan Kerajaan Sriwijaya terancam batal diselenggarkan di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.“Rencananya akan digelar di pelataran BKB. Tetapi sampai saat ini, kita belum juga mendapatkan izin dari Pemkot Palembang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn saat ditemui, di Pemprov Sumsel, Jumat (11/8).
Menurut Irene, pelaksanaan Festival Sriwijaya tahun ini direncanakan akan akan diadakan pada 22 sampai 28 Agustus mendatang. Sedangkan untuk persiapan acara tersebut juga telah dipersiapkan secara matang. Namun, untuk tempat kegiatan ini sampai saat ini belum mendapatkan izin dari Walikota Palembang H Harnojoyo.
“Apalagi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumsel sangat mengingikan festival ini dapat diselenggarakan, di BKB Palembang,” ungkap dia.
Irene juga telah mengetahui surat edaran dikeluarkan Walikota Palembang yang berisikan tentang tidak boleh ada transaksi jual beli di area BKB. Namun, menurut Irene Festival Sriwijaya yang telah masuk tiga besar terpopuler di Indonesia hanya menampilkan pagelaran seni budaya se-Sumsel, bukan untuk bertransaksi.
“Kita juga pada waktu itu telah mengadakan rapat kepada seluruh kabupaten/kota termasuk Kota Palembang juga ikut dalam rapat itu dan seluruh kabupaten/kota yang hadir di sana memohon untuk kesediaan Walikota Palembang untuk dapat memberikan izin menggelar di BKB,” jelasnya.
Dikatakan Irene, jika tidak diberikan izin untuk memakai pelataran BKB, pihaknya telah menyiapkan tempat alternatif lain yang telah disediakan. Namun, tempat tersebut sangat terbatas untuk panggung penyelengaraan Festival Sriwijaya yang akan dihadiri 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel.
“Kalau memakai tempat alternatif lainnya ini pasti akan tidak enak dilihat, karena ini adalah kegiatan yang besar dan kita akan mengecilkan panggung sebab tempatnya tidak cukup besar. Tapi kalau di BKB itu sangat besar dan lebih megah,” pungkasnya. #rio