Menunggu Kejutan Linggau Guns

13

Profil Skuad Piala Gubernur 2017

Palembang, BP

Tim Futsal Linggau Guns

Ada satu tim yang patut disimak aksinya pada Kejuaraan Futsal Gubernur Sumsel 2017. Tim itu adalah Linggau Guns, tim yang berisi pemain pemain muda usia 16-18 tahun. Ya, tim asal Lubuklinggau ini diyakini bisa menghadirkan kejutan dan menjadi kandidat kuat juara turnamen yang digagas BeritaPagi Groups dan Asosiasi Futsal Daerah (AFD) Sumatera Selatan (Sumsel).

Selain berisi pemain muda, Linggau Guns juga dilatih Sulistiono, salah satu pelatih beken di Sumsel. Karyawan Bank Sumsel Babel (BSB) ini pernah mempersembahkan medali emas bagi Palembang pada ajang Porprov 2014 di Lubuklinggau. Dia juga pernah membawa Sriwijaya United juara liga empat futsal profesional, meloloskan Sumsel ke babak enam besar PON 2012 di PON Riau dan juara ketiga Piala Gubernur Sumsel tahun 2012 dengan tim Pra-PON Sumsel.

Baca Juga:  NPCI Sumsel Minta Atlet Disabilitas Sabar Tunggu Gubernur Herman Deru Terima Audiensi

Sulistiono mengatakan, secara umum Linggau Guns sudah siap mengikuti kejuaraan Piala Gubernur 2017. selama masa persiapan, anak asuhnya fokus pada materi fundamental dasar-dasar dan skill futsal mengingat pemain yang diturunkan seluruhnya masih berstatus pelajar.

“Kita latihan dua kali seminggu di Kings Linggau. Materi latihan kita kembali pada dasar, artinya mereka masih usia dini kita bekali teknik individu seperti passing control dan dribble shooting. Dengan fokus pada latihan dasar akan memudahkan saya untuk menerapkan skema dan posisi bermain, karena jika dasarnya sudah dikuasai permainan bisa lancar,” kata Sulistiono kepada BeritaPagi, Kamis (9/3).

Baca Juga:  Raih Tiga Emas, Indonesia Posisi Kedua

Kata Sulis-sapaan akrabnya, ada keuntungan besar memiliki pemain berusia muda. Selain memiliki keunggulan fisik, anak muda masih bisa diatur dan diasah, apalagi jika memiliki bakat. Selain itu, mereka juga mudah beradaptasi dengan bermain futsal modern.

“Tapi itu kembali pada dasar bermain futsal yang kuat. Tapi yang saya takutkan mereka nervous (gugup) saat bertanding ke Palembang. Tapi nantinya mereka akan saya gabung dengan anak Bina Sriwijaya (Binas), yang sudah punya pengalaman di kejuaraan futsal Pocari dan umum. Kalau dari skill tim ini cukup baik dan sering juara di Lubuklinggau,” kata Sulis.

Baca Juga:  Kadispora Yakin ASSF Mampu Gelorakan Renang AG

Sulis mengaku, baru memegang Linggau Guns selama tiga bulan. Sejauh ini dia puas dengan kemampuan anak asuhnya. Meski kebanyakan basic pemainnya dari sepakbola, namun tidak ada kesulitan berarti untuk beradaptasi ke futsal.

“Tidak susah adaptasi dari sepakbola ke futsal karena mereka belajar secara pribadi dan tidak tergantung pelatih. Tapi kalau pemainnya malas belajar kita jadi susah. Masalah target kami cuma cari pengalaman dan mengasah mental bertanding syukur-syukur kalau bisa masuk enam besar,” pungkas Sulis.

#fer

 

Komentar Anda
Loading...