Kunjungan Wisman ke Sumsel Meningkat
Palembang, BPJumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Sumatera Selatan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, kunjungan wisman pada 2016 meningkat 15,93 persen.
Kepala Disbudpar Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga, mengungkapkan jumlah wisman di 2016 meningkat 15,93 persen menjadi 64.257 pengunjung dibandingkan pada 2015 yang hanya sebanyak 48.321. Sedangkan untuk wisatawan nusantara (wisnus) pada 2016 mencapai 7,1 juta dari target.
“Dari data yang ada, jumlah kunjungan baik wisman maupun wisnus meningkat,” kata Irene, Minggu (5/2).
Masih dikatakan Irene, di 2016 pariwisata Sumsel tetap konsisten mempesona khalayak wisatawan. Bahkan, tetap menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan yang menjanjikan untuk terus bertambah baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Irene juga menambahkan, meski dalam beberapa tahun terkahir terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, Disbudpar Sumsel tidak mematok target yang begitu besar. Bahkan, pada 2018 saja yang akan ada perhelatan pesta olahraga Asia, yakni Asian Games di Palembang ditargetkan jumlah kunjungan wisnus 3.759.888 dan wisman 36.409.
“Jadi, kami terus meningkatkan fasilitas, menambah tempat (objek wisata-red) dan membuat paket wisata. Diantaranya, memugarkan Taman Bukit Siguntang, meningkatkan citra Sumsel melalui promosi pemasaran di dalam dan luar negeri,” jelas dia.
Tak hanya itu, lanjut Irene, pihaknya juga akan meningkatkan daya traik wisata Sumsel sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia, meningkatkan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kebudayaan dan pariwisata, serta meningkatkan pengembangan kebudayaan dan pariwisata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumsel secara merata.
“Usaha pariwisata yang terlibat harus mendukung dan mensinergikan program. Mulai dari jasa transprotasi wisata, jasa perjalan, jasa makanan dan miniman, penyedian akomodasi, serta pertemuan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Stastistik (BPS) Provinsi Sumsel Yos Rudiansyah mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan di Sumsel menunjukan tren meningkat setiap tahunnya. Dari data kunjungan wisatasan di Juli 2015 hingga November 2016, jumlah kunjungan fluktuatif.
“Tapi paling tinggi pada Maret 2016 mencapai 1.440 kunjungan,” singkat Yos.
Data tersebut, sambung Yos, ditangkap dari wisatawan yang melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, tapi untuk kunjungan melalui pintu lain tidak terdata. Paling banyak wisatawan berkunjunng dari Malaysia, Singapura, Cina, Thailand dan India.
“Kalau Malaysia dan Singapura karena kedua negara tersebut ada penerbangan langsung,” pungkasnya. #rio