Gubernur: Hilangkan Potensi Negosiasi dan Transaksi

8
image.php
H Alex Noerdin

Palembang, BP

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menegaskan, pihaknya akan menyelidiki lebih dalam terkait praktik permainan uang dalam penerimaan siswa baru. Ia telah menugaskan Dinas Pendidikan Sumsel untuk menginvestigasi dan menyelesaikan permasalahan ini hingga menangkap para pelaku jual beli bangku sekolah.

“Penerimaan siswa baru ini memang kewenangan dan tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota, pemprov hanya sebagai pengawas saja. Tapi setelah muncul permasalahan seperti ini, tentunya akan mengevaluasi dan kemungkinan sistem PSB akan diubah,” tuturnya, Rabu (20/7).

Gubernur menuturkan, PSB menggunakan sistem peringkat nilai UN memang lebih baik dan mengurangi potensi praktik kotor. Gubernur akan mengubah sistem PSB ke depannya untuk meminimalisir terjadinya transaksi serta praktik jual beli bangku.

Baca Juga:  Mahasiswi Bidik Misi Unsri Diduga Gabung ISIS

Ia terpikir untuk membuat penerimaan siswa baru menggunakan teknologi informasi dengan sistem online. “Hilangkan tatap muka dan potensi terjadinya negosiasi dan transaksi bila menggunakan online. Saya instruksikan Disdik untuk investigasi terlebih dahulu, baru ganti dengan sistem yang lebih baik,” ujarnya.

Penerimaan siswa baru (PSB) di Kota Palembang masih bermasalah karena banyak siswa yang berprestasi tidak bisa masuk ke sekolah yang diinginkannya. Anggota DPRD Palembang Hardi menilai perlu adanya transparansi di mana siswa-siswi  yang memang berprestasi berdasarkan nilai UN tertinggi mendapatkan kemudahan.

Baca Juga:  Naufal Rafasya Akbar dan Karselly Dewi Nuremillyn Bujang dan Gadis SMAN 10 Palembang tahun 2023

“Tenaga pendidik harus profesional dan terbuka sesuai dengan aturan. Kalau ada pungutan-pungutan di luar ketentuan, harusnya orangtua siswa berani dan jika bisa kompak agar oknum-oknum tenaga pendidik bisa ditegur bahkan disanksi.”

“Kita mengharapkan orangtua siswa yang menjadi korban pungli atau ‘permintaan’ dalam bentuk apa pun harusnya berani melaporkan, dan diharapkan ke depan Pemerintah daerah juga peka dengan laporan-laporan dari orang tua siswa yang ada,” katanya, kemarin.

Baca Juga:  SMB IV Nilai Pameran Bersama Museum Sumatera Selatan Sebagai Bentuk Edukasi

Dia meminta Pemko Palembang bisa merespon dan memfasilitasi setiap pengaduan, bahkan jika dianggap perlu melibatkan pihak-pihak terkait, agar ada tindakan nyata dari semua perbuatan/pungli yang ada.

“Pihak-pihak terkait, baik Dinas Pendidikan itu sendiri, pihak kepolisian, media cetak/elektronik, agar hal ini menghasilkan efek jera bagi oknum-oknum tersebut,” katanya.#adv

Komentar Anda
Loading...