Hari Ini Puncak Arus Balik di Bandara SMB II Palembang

Palembang, BP
General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Palembang Iskandar Hamid, SSlt, Msi memprediksi, Minggu (10/7) ini, merupakan puncak arus balik di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
“Sabtu (9/7) menjelang akhir cuti bersama sudah mulai terlihat lonjakan penumpang, terutama di arus balik, kalau kita lihat pergerakan memang sudah terjadi lonjakan kemarin, Jumat (8/7) sore dan pada hari Sabtu (9/7) dan pergerakannya sudah cukup meningkat 25 persen dibandingkan lebaran tahun lalu,” katanya, Minggu (10/7).
Karena kemarin hari libur dan Senin sudah waktu kerja.
Sedangkan jumlah penumpang pada Minggu ini diprediksi lebih dari 7.500 dan arus baliknya diperkirakan 6.000-an.
“Banyak yang berangkat, jadi kebalikan dari arus mudik kemarin, arus mudik kemarin terjadinya di minus 4 pada hari Sabtu dan itu setelah hari Minggu turun sampai di Idul Fitri,” katanya.
Penambahan armada terbang sampai hari ini belum dilakukan tapi untuk menambah kapasitas ada seperti Garuda Indonesia besok menggunakan Air Bus 330.
“Satu hari kita ada 53 penerbangan itu yang berangkat tapi untuk movement atau untuk pergerakan ada 106 penerbangan. Delay ada, namun kami sudah berkoordinasi dengan arlines untuk mengantisipasi itu dan kami memanfaatkan kewenangan kami memberikan pelayanan kepada pengguna jasa udara ini,” katanya.
Selain itu pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri melalui Bandar Udara SMB II.
Menghadapi lonjakan pengguna jasa angkutan udara pada musim mudik Lebaran Idulfitri 2016 ini, pihaknya berupaya meningkatkan pelayanan dengan mengoptimalkan petugas, fasilitas pendukung dan loket pelayanan “check-in”.
Untuk mengoptimalkan pergerakan penumpang di bandara ini, pada musim mudik Lebaran ini mulai dioperasikan koridor pintu selatan yang sudah diperluas dengan menambah 10 loket pelayanan pelaporan keberangkatan dari 16 menjadi 26 unit loket “check-in”.
Selain itu, pihaknya juga membuka posko pelayanan terpadu yang terintegrasi dengan seluruh maskapai penerbangan sejak 24 Juni hingga 17 Juli 2016 sebagai tempat informasi, pengamanan, pemantauan arus mudik serta melakukan “check in online” tanpa bagasi guna menghindari penumpukan penumpang di loket pelayanan bandara.
“Dengan optimalisasi itu dapat memperpendek antrean di loket pelaporan keberangkatan, memberikan rasa aman, nyaman bagi pengguna jasa angkutan udara serta dapat meningkatkan keselamatan di kawasan bandara secara umum,” ujar Iskandar.#osk