Enam Santri Menangkan Musabahaqah Kitab Kuning

18
IMG-20160408-WA0041-620x330Palembang, BP
Musabaqoh kitab kuning Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi ditutup, Jumat (8/4). Sebanyak enam santri, masing-masing tiga putera dan puteri, keluar sebagai pemenang setelah berkompetisi dengan 85 peserta dari 24 pondok pesantren se-Sumatera Selatan, 7-8 April.
Mereka adalah Ahmad Asrori dari Ponpes al-Istiqomah OKU Timur, Moh Jirjis Khoir Navis (Hidayatuzzu’ama- Muba), dan Moh Mustajab (Sabilul Hasanah-Banyuasin). Lalu, kategori puteri, Bukrotul Jaizah (Sabilul Hasanah -Banyuasin), Nurhayati (Al falah-Muaraenim), dan Haninah (Muqimussunnah-Palembang).
Ketua DPW PKB Sumsel Drs Ramlan Holdan mengucapkan selamat kepala para pemenang.
Dikatakan, setelah ada pemenang di tingkat daerah ini, besok (9 April) mulai akan ditraining di pemondokan di Ponpes Sabilul Hasanah KH Mudaris untuk persiapan dan pemantapan babak final 12-13 April mendatang di Graha Gus Dur Jakarta.
“Musabaqoh kitab kuning ini akan menjadi agenda tahunan di Sumsel, dan akan kita gilir Ponpes sebagai tuan rumah. Hal ini seiring dengan ikhtiar PKB untuk membumikan khasanak keilmuan di pesantren,” kata Ramlan, Sabtu (9/4).
Sementara itu, Juara I kategori santri puteri, Bukrotul Jaizah, mengaku tidak menyangka keluar sebagai juara pertama. “Insya Allah akan menampilkan yang terbaik nanti, Apalagi sebelum berangkat ke Jakarta akan ditraining terlebih dahulu oleh kyai dan para dewan hakim,” katanya. #osk
Baca Juga:  Pangdam Resmikan Gedung Fitnes Wanara Gym Yonzipur 2/SG Prabumulih
Komentar Anda
Loading...