Kredit Konstruksi Sumsel Menguat

10

LRTPalembang.

CEO Bank Negera Indonesia (BNI) Kanwil Palembang Asmorohadi mengatakan, geliat pembangunan di Sumsel menjelang gelaran even Asian Games 2018 saat ini sudah mulai menguat. Sejumlah mega proyek baik yang didanai oleh pemerintah maupun swasta mulai memperlihatkan progress yang cukup baik.

“Dari total kredit, sektor konstruksi mendominasi hingga mencapai 40 persen. Meski demikian, kami ingin memaksimalkan dengan menargetkan kredit konstruksi di tahun ini akan dapat tumbuh 10-15 persen,” katanya.

Dia menjelaskan, sebagai kota yang akan menjadi salah satu tuan rumah perhelatan internasional Asian Games 2018, maka pembangunan di Kota Palembang optimis akan tumbuh dengan pesat.
Pada sektor konstruksi inilah, tentunya menjadi daya tarik industri perbankan untuk dapat ikut andil dalam menggarap pembiayaan, tak terkecuali BNI. Bagi bank plat merah ini, kredit konstruksi merupakan salah satu sektor unggulan dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan.

Baca Juga:  Konsumen Ford Palembang Resah

Hal tersebut sudah terlihat saat ini dimana sejumlah mega proyek satu-persatu sudah mulai bergulir. Sebagai bentuk nyata BNI dalam mendukung pembangunan menyambut even tersebut yakni dengan pembiayaan pembangunan proyek LRT dari PT Waskita Karya sebagai kontraktor utamanya.

“Kami menilai, sektor konstruksi di Sumsel akan cerah hingga beberapa tahun kedepan,” kata dia, kemarin. Ya, kami bekerjasama dengan Waskita untuk pembiayaan pembangunan LRT. Sebenarnya selama ini konstruksi sudah menjadi salah sector yang mendominasi pembiayaan BNI,” katanya.

Baca Juga:  Kebahagiaan Orangtua Menentukan Kebahagiaan Anak? Ini Penjelasannya dari Para Pakar

Pimpinan cabang Bank Bukopin Palembang Iwan CH mengatakan, tahun ini, ada tiga sektor pembiayaan yang menjadi fokus untuk dapat digarap maksimal, takni sektor ekspor, ekonomi kreatif, dan infrastruktur.

Untuk infrastruktur pihaknya lebih kepada pembiayaan subkon sejumlah proyek besar di Sumsel. “Target kami kredit tahun ini mampu tumbuh sekitar 23 persen. Potensi sektor infrastruktur di Sumsel yang positif, tentunya menjadi potensi yang besar untuk dapat dimaksimalkan. Meski tetap dalam tahap kehati-hatian,” katanya.

Baca Juga:  Dampingi Peternak Telur Go Ekspor, Karantina Sumsel Gandeng DKPP

Begitu juga Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Sumsel Babel (BSB) M Adil mengatakan, pihaknya membidik sektor konstruksi untuk dapat digarap maksimal tahun ini. Banyaknya prospek pembangunan yang berpotensi untuk digarap menjelang gelaran Asian Games 2018 di Sumsel. “Kami yakin prospek bisnis BSB akan lebih baik dari tahun ini,” ujarnya.

Adil menjelaskan, sektor kredit yang berpotensi baik untuk dikembangkan tahun 2016 yakni Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), konstruksi dan perdagangan, termasuk juga konsumen. “Sektor ini memang sudah menjadi keunggulan kami, yang mana tentunya akan terus ditingkatkan,” katanya.#ren

Komentar Anda
Loading...