Lapas Anak Kekurangan Guru SMA

19

Palembang, BP

lapas anakMemasuki tahun ajaran baru pada Sekolah Fillial (pengganti), yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) anak Klas II A Palembang, pada umumnya sudah berjalan cukup lancar dengan jumlah 48 siswa baru. Siswa itu terbagi ke dalam Sekolah filial Sekolah Dasar (SD) Negeri 25, Sekolah Filial Sekolah Menengah Pertama (SMP) N 22, dan Sekolah Filial Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11. Namun jumlah anak tersebut, masih mengalami kekurangan guru.

“Khusus untuk tahun ini, memang Sekolah Filial mengalami kekurangan guru akibat banyaknya anak binaan yang masih dalam usia sekolah,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) anak Klas II A Palembang Ahmad Faedhoni, SH, MH kepada BeritaPagi, Kamis (30/7).

Baca Juga:  Galang Donasi, Walhi Sumsel  dan Rekan Ajak Masyarakat Bantu Korban Bencana Ekologis di Tiga Provinsi di  Sumatra

Ia mengatakan, untuk menghadapi tahun ajaran baru pihaknya sudah merencanakan sejak awal, namun ada sedikit kendala mengenai tenaga guru atau pengajar buat SMAN 11 Lapas Anak Palembang. Sehingga untuk kegiatan belajar anak SMA pihak lapas sendiri masih kekurangan guru SMA. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan SMAN 11 Kota Palembang mengenai penambahan guru yang akan mengajar di lapas anak.

Baca Juga:  Lestarikan Tradisi Ratib Saman, Sekjen Pedas Sebut Sudah Jadi Kegiatan Rutin Bulanan

“Untuk jumlah anak Lapas Pakjo keseluruhan ada 258 anak yang kami bina, termasuk 48 anak yang baru masuk mulai dari tingkat SD sampai SMP. Biasanya guru sering bergantian mengajar, akan tetapi untuk tahun ini kami menerapkan kepada guru harus bisa menguasai Mata Pelajaran (MAPEL) kepada anak lapas, agar waktu belajar anak lebih efisein,” ujarnya.

Untuk menanggulangi banyaknya siswa pada tahun ajaran baru ini mereka sedang merenovasi ruangan tingkat SD. Dengan renovasi tersebut pihaknya dapat membuat anak lapas menjadi nyaman, serta nuansa belajarnya dapat seperti sekolah di luar.

Baca Juga:  Napak Tilas Dakwah Kiai Marogan, Herman Deru: Warisan Ulama Harus Terus Dihidupkan

“Ke depan pihaknya berharap dengan adanya sekolah ini dapat membina dan mendidik anak lapas menjadi lebih baik lagi dari segi tingkah laku dan perbuatan dan akhlaknya. Diharapkan dapat membuat anak-anak dapat mengejar cita-citanya, serta mendapatkan dukungan dan bantuan pendidikan dari pihak Pemerintah dan Disdikpora,” pungkasnya.

#adk

Komentar Anda
Loading...