PHRI Kecam BNN Razia Pakai Laras Panjang

18

Palembang, BP

BP/Reno Saputra TUNJUK-Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiuddin menunjukan salah satu petugas yang menggunakan laras panjang dalam razia, Selasa (5/4).
BP/Reno Saputra
TUNJUK-Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiuddin menunjukan salah satu petugas yang menggunakan laras panjang dalam razia, Selasa (5/4).

Razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan (Sumsel) yang membawa 148 pengunjung tempat hiburan di tiga titik tempat hiburan di Kota Palembang mendapat kecaman dari Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel.

Akibat dari razia tersebut diperkirakan 50% pendapatan anjlok. “Kami mendukung penindakan narkoba, hanya saja ada cara-cara yang diperbolehkan. Tidak perlu pakai laras panjang, seperti menangkap teroris,” Ketua PHRI Sumsel Herlan Aspiudin, Selasa (5/4).

Baca Juga:  Apresiasi Untuk Timnas, Meski Gagal Bawa Pulang Piala AFF

Menurut Herlan, penindakan yang dilakukan BNN tersebut sudah membuat resah pengunjung, sementara peluang bisnis hiburan di Kota Palembang akan terganggu. Bahkan efek dari razia tersebut usaha hiburan lainnya juga akan terkena dampak psikologis pengunjung.

“Kami sangat mendukung kalau ada oknum masyarakat yang terlibat narkoba untuk ditindak, namun jangan semua diobok-obok, bisa koordinasi penangkapan. Kalau ratusan pengunjung dibawa lalu dilepaskan begitu saja, apa dampaknya,” ucap Herlan berang. #ren

Komentar Anda
Loading...