Yanto Jatuh dan Tenggelam di Sungai Borang Palembang

35

Yanto (48) seorang buruh harian lepas warga Jalan  Pelita Gang Ali Akib Kecamatan Kemuning Kota Palembang, yang jatuh dan tenggelam di sungai Borang Kelurahan Sako Borang, Palembang pada Kamis (11/4) sekitar pukul 18:30 WIB.(BP/IST)

Palembang, BP- Yanto (48) seorang buruh harian lepas warga Jalan  Pelita Gang Ali Akib Kecamatan Kemuning Kota Palembang, yang jatuh dan tenggelam di sungai Borang Kelurahan Sako Borang, Palembang pada Kamis (11/4) sekitar pukul 18:30 WIB.

Hingga kini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir perairan Sungai Borang.

Kepala Kantor Basarnas Palembang Raymond Konstantin, SE didampingi Kasubsi Operasinya Manca Rahwanto, S.E mengatakan pihaknya mendapatkan informasi terjadi sekitar pukul 22:45 WIB.

Baca Juga:  Usulkan Perda Pahlawan Daerah

Korban diduga mabuk saat kejadian sehingga ketika berjalan dan turun dari motornya terjatuh ke dalam aliran sungai dan meninggalkan sepeda motornya di dekat Jembatan Borang.

“Berbekal informasi tersebut satu tim Rescue yang berjumlah 6 orang, lengkap dengan peralatan SAR air seperti untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Raymond, Jumat (12/4).

Kejadian berawal pada kamis (11/04) sekira pukul 18.30 WIB, korban yang dalam kondisi mabuk pergi dari rumah dengan mengendarai motor menuju jembatan satu borang bermaksud untuk bersantai.

Baca Juga:  Kemenkominfo Sasar Sumsel Jadi Percontohan Tanda Tangan Digital

Ketika berada di jembatan korban tiba-tiba terjatuh ke sungai dan tubuhnya terseret derasnya arus sungai sehingga membuatnya tenggelam.

“Pencarian hari ini merupakan pencarian hari kedua, dimana untuk proses pencarian sudah kita mulai sejak pukul 7 pagi tadi bersama dengan Team SAR Gabungan yg terdiri dari Basarnas Palembang, Damkar, Polsek Sako, PMI dan Masyarakat. Pencarian dilakukan dengan membagi Team SAR gabungan menjadi dua (2) SRU,” katanya.

Baca Juga:  Dua Komisioner KPU Muratara Positip Covid-19, KPU Sumsel Prihatin

SRU 1 melakukan pencarian dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet, perahu-perahu masyarakat dan juga menggunakan drone.

Sedangkan SRU 2 jika dimungkinkan akan melakukan penyelaman di lokasi awal kejadian serta lokasi-lokasi yang dicurigai adanya korban.

“Semoga dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini, korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Kini sepeda motor Mio warna hijau milik korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga.#udi
 

 

 

Komentar Anda
Loading...