Kapolda Sumsel  Turun Langsung ke Lapangan Urai Kemacetan di Banyuasin

22

Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo didampingi Irwasda Kombes Feri Handoko, Dir Binmas Kombes Sofyan, Dansat Brimob Kombes Susnadi dan Wadir Sabhara AKBP Yusantiyo Sandhy terjun langsung ke wilayah Banyuasin untuk membantu mengurai kemacetan.(BP/IST)

Palembang, BP- Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo didampingi Irwasda Kombes Feri Handoko, Dir Binmas Kombes Sofyan, Dansat Brimob Kombes Susnadi dan Wadir Sabhara AKBP Yusantiyo Sandhy terjun langsung ke wilayah Banyuasin untuk membantu mengurai kemacetan.

 

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto.

 

“Iya benar, Pak Kapolda didampingi beberapa pejabat utama turun langsung ke Banyuasin menggunakan motor untuk mengurai kemacetan, saat ini beliau (Kapolda) sedang berada di Simpang Tugu Polwan Betung. Beliau perintahkan kendaraan truk besar yang menuju ke Palembang untuk putar balik ke Jambi,” ujar Sunarto saat dikonfirmasi Sabtu (6/4).

Baca Juga:  DPRD Sumsel Kawal Insentif Guru di Sumsel Rp20 Miliar

 

Kata Sunarto bahwa truk yang melintas di perlintasan tersebut disuruh putar balik dan juga dimasukkan kekantong kantong parkir, rest area dan area rumah makan.

 

“Kemarin Pak Kapolda sudah menyampaikan bahwa sesuai SKB Dirjen Hubdar, Kakorlantas Polri dan Dirjen Bina Marga, terhitung tanggal 5 April sampai 15 April pukul 09.00 wib hingga nanti tanggal 16 April pukul 08.00 wib, truk pengangkut barang dilarang melintas, kecuali kendaraan yang mengangkut sembako, BBM , uang dan bantuan kemanusiaan/bencana alam. PJ Gubernur juga sudah menerbitkan surat edaran terkait hal tersebut,” sambung Sunarto.

Baca Juga:  Satria  Tewas Gantung Diri Di kosan

 

Mantan Kabid Humas Riau tersebut menghimbau kepada para pengusaha angkutan barang agar mematuhi SKB dan mengajak peran serta masyarakat mendukung upaya kepolisian.

 

“Saya menghimbau para pengusaha angkutan kendaraan berat ini agar patuh terhadap keputusan SKB, ini samata untuk mendukung kelancaran mudik lebaran. Begitupun masyarakat agar mematuhi peraturan lalulintas, tidak saling mendahului. Keselamatan harus tetap kita utamakan,” tutupnya

 

Sebelumnya, Selasa (5/4) kemarin, jalan lintas Betung Palembang terjadi kemacetan sepanjang 23 kilometer.

Baca Juga:  Edward Candra Jabat Plh Bupati OKU

 

Akibatnya, kendaraan baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) menumpuk di ruas jalan lintas tersebut.

 

Salah satu Sopir Travel Betung Palembang Beri Ansyah mengaku kena macet hampir 6 jam.

 

“Tiap tahun memang seperti ini, jalan lintas Betung-Palembang macet panjang,” ungkap Beri.

 

“Mudah-mudahan dengan adanya jalan tol Kapal Betung dapat mengurai kemacetan di ruas jalan lintas tersebut,” kata Beri.#udi

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...