Mahasiswa Prodi SPI Fahum UIN Raden Fatah Jalani Magang di Museum SMB II

90
Dalam Upaya Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Mahasiswa Prodi SPI Fakultas Adab Dan Humaniora (Fahum) UIN Raden Fatah Jalani Magang/Praktek Kerja di Museum SMB II Palembang (BP/IST)

Palembang, BP- Dalam Upaya Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Mahasiswa Prodi SPI Fakultas Adab Dan Humaniora (Fahum) UIN Raden Fatah Jalani Magang/Praktek Kerja di Museum SMB II Palembang

 Sebanyak 24 Mahasiswa dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Fatah Palembang pada semester Genap 2023/2024 ini melakukan Magang/Praktek Kerja Penelitian yang bertempat di Moseum SMB II Palembang.

Diantara proyek riset yang dilakukan di Moseum SMB II adalah menelaah objek material kebudayaan yang tersimpan di Moseum diantaranya adalah: Manuskrip, Beragam Jenis Kain Kuno, Senjata Meriam Kuno Masa Kesultanan Palembang Dan Kolonial Belanda dll. Seperti diketahui, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020.

Kebijakan ini mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan dan keterampilan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Implementasi Kebijakan Kampus Merdeka ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan eksplorasi kemampuan pada dirinya melalui pemilihan mata kuliah ataupun kegiatan lain yang sesuai dengan minat masing-masing. Kebijakan mengenai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Pasal 8 menyebutkan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa progam sarjana atau sarjana terapan dapat dilaksanakan dengan mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam progam studi pada perguruan tinggi sesuai masa dan beban belajar atau mengikuti proses pembelajaran di dalam progam studi untuk memenuhi sebagian masa dan beban belajar dan sisanya mengikuti proses pembelajaran di luar progam studi.

Baca Juga:  Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa  Terima 74 Buah Barang Antik Bernilai Sejarah Dari Abu Bakar

Dengan demikian mahasiswa dapat menyalurkan minat, bakat, dan potensi yang dimilikinya sehingga dapat memperkuat terhadap capaian pembelajaran.

Sementara itu Endang Rochmiatun sebagai Dosen Prodi SPI dan sekaligus Dekan Fakultas Adab Dan Humaniora UIN Raden Fatah mengatakan, Magang adalah kegiatan mandiri yang dilakukan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman penelitian sesuai dengan kompetensi progam studi dan peminatan mahasiswa. Magang penelitian merupakan kegiatan magang yang dilakukan di institusi penelitian, pengkajian, maupun pengujian (baik kemampuan menyelesaikan masalah (problem solving), dan pengembangan.

Baca Juga:  Tugas Penegakan Hukum

Menurut Kurikulum MBKM, bobot magang maksimal 20 satuan kredit semester (SKS). Kegiatan magang penelitian ini merupakan kegiatan pembelajaran yang berisifat praktik, sehingga satu SKS setara dengan 170 menit per minggu dan 16 minggu dalam satu semester. Kegiatan magang yang berbobot 20 SKS ini dapat disetarakan dengan 906,67 jam kegiatan.

“Hal ini tentunya dapat memberikan pengalaman kerja yang cukup untuk mahasiswa Prodi SPI serta memberikan kesempatan kepada institusi mitra dalam hal ini adalah Moseum SMB II untuk memperoleh sumber daya dengan kompetensi bidang Sejarah Peradaban Islam dalam menjalankan proyek-proyek risetnya,” katanya, Senin (1/4) .

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka jalur kerja sama penelitian antara perguruan tinggi, dalam hal ini Progam Studi SPI Fakultas Adab Dan Humaniora UIN Raden Fatah, dengan institusi mitra tentunya. Lebih lanjut Endang mengatakan bahwa Prodi SPI Fakultas Adab Dan Humaniora sebagai salah satu prodi yang mengawali mengimplentasikan MBKM dalam bentuk “Magang/Praktek Kerja Penelitian” pada semester ini.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Minta Pemerintah Tindak Angkutan Berat Masuk Kota Yang Tak Kenal Waktu

Selain Praktek kerja penelitian Mahasiswa Prodi SPI semester ini juga memilih program MBKM dalam bentuk asistensi mengajar di Sekolah-Sekolah. Selain itu implementasi program MBKM bagi Prodi-prodi di Fakultas Adab ini juga dalam upaya mendukung UIN Raden Fatah Palembang dalam menyiapkan data terkait adanya Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 5 Tahun 2024 tentang Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Mutu Perguruan Tinggi untuk Perpanjangan Status Terakreditasi Melalui Mekanisme Automasi. Salah satu indicator diantara 15 indikator penilaian tersebut adalah “Indikator Kepesertaan mahasiswa yang eligible yang mengikuti MBKM ≥ 10%.#udi

Komentar Anda
Loading...