Berlaga di Porprov IV Lahat, Atlet Judo Briptu M Octa Satriawan dari Propam Polda Sumsel Sabet Medali Emas dan Perak

79
Personel Bidang Propam Polda Sumsel Briptu M Octa Satriawan menorehkan prestasi gemilang diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Lahat 2023 menyabet dua medali emas dan perak dicabang olahraga Judo. Medali emas yang diraih Briptu M Octa Satriawan dikelas BB point 100 kg beregu putra, sedangkan medali perak dikelas 100 kg perorangan senior.(BP/IST)

Lahat, BP- Personel Bidang Propam Polda Sumsel Briptu M Octa Satriawan menorehkan prestasi gemilang diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Lahat 2023 menyabet dua medali emas dan perak dicabang olahraga Judo. Medali emas yang diraih Briptu M Octa Satriawan dikelas BB point 100 kg beregu putra, sedangkan medali perak dikelas 100 kg perorangan senior.

Dengan prestasi yang diraih Briptu M Octa Satriawan bisa mengharumkan nama Polda Sumsel didunia olahraga khususnya Judo.

Kepada wartawan Briptu M Octa Satriawan mengatakan prestasi yang berhasil diraihnya tidak lepas dari doa keluarga serta support maupun dukungan diberikan pimpinan dan seluruh anggota Bidang Propam Polda Sumsel yang diberikannya kepadanya.

“Tanpa support dan dukungan maupun doa yang diberikan kepada saya, saya tidak akan bisa meraih dua medali sekaligus,”kata Briptu M Octa Satriawan Sabtu (22/9) .

Baca Juga:  Hadapi Nataru , Ini Pesan Kapolda Sumsel  

Briptu M Octa Satriawan menceritakan dibabak semifinal ia melawan atlet Judo dari Prabumulih di kelas -100kg senior putra ketika itu kemampuan berimbang sehingga memerlukan waktu tambahan/ Golden score dan di menit ke 7 Octa menangkan laga setelah atlet Judo Prabumulih di kunci selama 20 detik dan akhirnya mendapatkan point penuh IPPON dibarengi dengan cidera dibahu beserta pergelangan tangan sebelah kanan.

“Di final saya bertemu atlet tuan rumah Lahat dengan segala kekurangan yang berujung kekalahan sehingga saya mendapatkan juara 2 menyabet mendali perak. Ketika bermain beregu 5 orang senior putra, Tim Judo Muba yang beranggotakan saya, sudah kalah 1 point dikarenakan tim saya hanya 4 orang sedangkan Kabupaten lain 5 orang,”katanya.

Baca Juga:  Berkas P21, Kasus Perkara Pembunuhan Aprianita Dilimpahkan Ke Jaksa

Dikatakan Octa di semifinal kelas beregu putra timnya bertemu dengan tim Judo Lubuklinggau, timnya sudah pasrah dengan hasil di karenakan posisi atlet mereka kurang 1 orang. Ditambah ada tim 2 orang termasuk dirinya sudah tidak fit dikarenakan cidera yang ia alami. Namun nasib berkata lain ketika melawan Lubuklinggau ternyata tim kami menang dengan skor 3-1 sehingga kami melaju ke final.

“Di final kami bertemu dengan tim Judo beregu dari Kota Paembang, disitu kami sudah ketinggalan 1 point di karenakan kami cuma empat orang. Manakala saat game pertama rekan kami Alvin Prawira mengalami dislokasi pada lengan tangan kanan, sehingga ia harus di bawa tim medis ke rumah sakit,”ungkapnya.

Baca Juga:  Masalah Kertalaya Akan di Bahas Dengan Kementrian Terkait

Pertandingan pun ditunda dengan skor ketinggalan 2-0. Melihat rekannya sudah di kalahkan dan mengalami dislokasi lengan tangan kanan, dari situlah kami termotivasi untuk membalikan keadaan, sehingga di game ke 4 skor imbang 2-2. Posisi game terakhir itu giliran Octa mengalami cidera di bahu kanan dan pergelangan tangan kanan

“Alhamdulillah atas izin Allah Swt dengan segala kekurangan saya berhasil mengalahkan pemain beregu terakhir dari Kota palembang dan berhasil membalikan skor menjadi 3-2 yang menjadikan kami juara 1 dan mendapatkan medali emas,”tutupnya.#udi

Komentar Anda
Loading...