Malam 1000 Lilin dan Renungan Suci di Monpera  Khidmat 

123
Suasana malam 1000 lilin dan renungan suci di Monpera, Rabu  (4/1) dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan seni dan budaya yang banyak diminati masyarakat Palembang.(ist/rmolsumsel.id)

Palembang, BP – Hari keempat rangkaian kegiatan peringatan pertempuran lima hari lima malam di Palembang yang dipusatkan di Monpera, Rabu (3/1) dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan. Puncaknya pelaksanaan malam 1000 lilin dan renungan suci  berlangsung khidmat.

Hadir diantaranya Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn, Putri bungsu Gubernur Sumsel Ratu Tenny Leriva,  Kasat Pol PP Sumsel Haris Saputra.

Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn mengapresiasi kegiatan ini

Baca Juga:  Kawanan Pencuri Gasak isi Dealer Dibekuk

” Kegiatan mengingatkan kita semua bagaimana para pejuang kita berjuang mempertahankan kemerdekaan,” katanya.

Kasat Pol PP Sumsel Haris Saptra mengingatkan kalangan muda untuk selalu ingat perjuangan para pejuang.

 

” Tanpa jasa para pejuang kita tidak bisa menjadi sekarang ini,” katanya.

 

Menurut penanggungjawab acara Vebri Al Lintani kegiatan hari ini dinilainya banyak kegiatan seperti demo masak dari ibu ibu Komunitas Pedagang Pecinta Kuliner Nusantara

, pameran sepeda ontel dan barang jadul dari Kosti.

Baca Juga:  Berbagai Lomba Semarakkan Bulan Bung Karno

 

” Malam ini kita menggelar malam 1000 lilin dan renungan suci , mitra kita banyak ada PPM , ada Hipakad,” katanya.

 

Sedangkan kegiatan menggelar malam 1000 lilin dan renungan suci untuk mengenang pertempuran lima hari lima malam di Palembang.

 

” Kenapa lilin karena lilin itu simbol dari pengorbanan diri sendiri untuk menerangi yang lain , jadi pahlawan itu kira kira seperti itu atau pejuang seperti itu karena tahan mengorbankan diri sendiri untuk kemerdekaan , untuk kepentingan umum,” katanya.

Baca Juga:  Mencuri Ditempat Yang Sama, DS Diamankan Polisi

 

Sedangkan , Kamis (5/1) penutupan dari rangkaian peringatan pertempuran lima hari lima malam di Palembang dengan di warnai pelantikab Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) kota Palembang dan malamnya launching salah satu produksi bakso Mas Aziz di Jakabaring.

 

” Ada bedah buku sejarah “Pertempuran Palembang, habis pelantikan pengurus MSI kota Palembang,” katanya.

Acara diselingi dengan baca puisi dan menyanyikan lagu perjuangan serta doa bersama.#udi

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...