Ultimate magazine theme for WordPress.

Masyarakat Semende Raya Minta Jalan Kabupaten yang Rusak Parah Diperbaiki

Jalan penghubung dari simpang Muara Meo, Kecamatan Panang Enim sampai ke desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, kabupaten Muaraenim yang rusak. (Muh)

Muaraenim, BP–Masyarakat yang tinggal di Semende Raya yang meliputi Kecamatan Semende Darat Tengah, Semende Darat Ulu, dan Semende Darat laut mengeluhkan keberadaan jalan penghubung dari simpang Muara Meo, Kecamatan Panang Enim sampai ke desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, kabupaten Muaraenim, karena kondisi sedang mengalami kerusakan parah: badan jalan banyak lubang cukup dalam yang sangat mengganggu kelancaran perjalanan.
Sebagimanan diketahui jalan dari simpang Meo hingga ke kecamatan Semende Darat Laut desa Pulau Panggung merupakan jalan lintas provinsi yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi Sumatera Selatan untuk pemeliharaan dan perbaikannya, sementara dari Desa Pulau Panggung menuju Desa Segamit dan menuju desa Cahaya Alam kecamatan SDU, merupakan jalan Kabupaten yang merupakan kewajiban Pemkab Muaraenim untuk pembangunannya.
Hasil Pantauan di lapangan puluhan titik jalan mengalami rusak parah disertai genangan air, yang mengakibatkan beberapa pengendara khawatir dan kesulitan saat melintasi tersebut.
Sejumlah warga pengguna jalan tersebut mengaku bernama Sepri (27) mengatakan, jalan yang sering dilaluinya dari Semende menuju Muara Enim banyak dipenuhi lubang yang cukup dalam akibat kerusakan jalan yang terlalu lama tidak diperbaiki,sehingga kondisi kerusakannya cukup parah.
Dengan banyaknya lubang ditengah jalan tersebut sangat mengganggu kelancaran transportasi dari Muara Enim kesemende maupun dari Semende menuju Muara Enim, para pengendara harus ekstra hati-hati melintas karena rawan kecelakan, dan terkadang mengakibatkan macet.
“Kedalaman lubang-lubang di jalan ini bervariasi, kita harus pilih-pilih jalan, apalagi jika bertemu kendaraan lain dari arah berlawanan, tentunya kami berharap jalan ini segera diperbaiki,” ungkapnya, Kamis (28/7).
Sementara itu, salah satu pengusaha stroberi di area perkebunan desa Segamit, Imyari (60) mengatakan, keadaan jalan yang buruk ini, sangat mempengaruhi wisatawan baik lokal maupun yang datang dari luar provinsi.
Dikatakan dia, dulu ketika jalan masih bagus banyak pengunjung yang datang dari luar Kabuaten Muara Enim bahkan luar Sumsel seperti lampung dan Bengkulu,sejak jalan rusak ini jumlah yang berkunjung berkurang,karena takut kendaraan yang mereka bawah rusak atau macet dijalan,akibanya berpengaruh kependapatan usaha kebun strawbery yang mengalami sepi pengunjung.
“Kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan Mauoun Pemerintah Kabupaten Muara Enim kami berharap kesulitan akan jalan yang rusak parah ini dapat segera diperbaiki ,sehingga Bumi semende yang merupakan penghasil sayur mayur terbesar di Sumsel ini akan seger bangkit perekonomiannya dan transportasi kembal lancar sebagimana sedia kala.
Terkait keluh kesah masyarakat akan kerusakan jaan tersebut Pejabat Bupati Muara Enim Kurniawan kepada media yang menemui terpisah mengatakan, bahwa perbaikan jalan dari Pulau panggung Semende darat Laut hingga ke desa Segamit Kecamatan Semende Darat Laut akan dilakukan di tahun 2022 ini dan sudah dianggarkan oleh Pemkab Muara Enim sebesar Rp.11 Miliar melalui APBD Kabupaten Muara Enim,sedangkan jalan propinsi Simopang Meo ke SDT telah dianggarkan Pemerintah Propinsi sebesar Rp,7 Miliar,jelas PJ Buati.
Hal tersebut juga dikuatkan oleh anggota DPRD Muara Enim Komisi III yang juga hasil pemilihan dapil IV, Kasman yang mengatakan,sudah menyampaikan keluhan masyarakat semende yang ingin jalannya diperbaiki tersebut.
Dia mengakui keberadaan jalan yang sudah banyak rusak parah, sehingga menghambat aktivitas pengguna jalan didaerah tersebut.Karena infrastruktur jalan ini hajat orang banyak,sebagai dewan akan terus dorong dan kawal anggarannya untuk segera diperbaiki ,Kasaman juga mengatakan sudah membicarakan dengan bupati, dan Bupati sudah menyebutkan kalau jalan dari Desa Pulau Panggung menuju desa Segamit telah dianggarkan sebesar Rp,11 miliar,” ungkapnya.
Jalan dari simpang Meo menuju desa Pulau Panggung juga sudah dianggarkan Rp7 miliar oleh pemerintah Propinsi, pihaknya bersama masyarakat menunggu realisasinya dan insyaallah jalan tersebut akan segera dibangun tahun ini juga ,” harapnya.#muh

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...