Ultimate magazine theme for WordPress.

DPRD Sumsel  Rekomendasikan Ke Gubernur Sumsel Evaluasi Kinerja Dirut JSC 

Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Selamatkan Sumatera Selatan, Rabu (20/7) pagi kembali menggelar aksi unjuk rasa terkait desakan kepada Pemprov Sumsel agar segera memecat Direktur Utama (Dirut)PT JSC, Meina Fitriani Paloh alias Meina Paloh dari jabatannya.(BP/IST)

Palembang  BP -.Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Selamatkan Sumatera Selatan, Rabu (20/7) pagi kembali menggelar aksi unjuk rasa terkait desakan kepada Pemprov Sumsel agar segera memecat Direktur Utama (Dirut)PT JSC, Meina Fitriani Paloh alias Meina Paloh dari jabatannya.
Gabungan aktivis dari LSM, OKP dan NGO, menggelar aksi demo di kantor DPRD  Sumatera Selatan (Sumsel), dalam aksinya mereka menyuarakan sikap arogansi Dirut PT JSC, Meina Fitriani Paloh terhadap pedagang Usaha Kecil Mandiri saat melakukan penertiban di dalam area JSC saat gelaran Fornas.
Mereka  mendesak Pemerintah Sumsel dalam hal ini DPRD Sumsel merekomendasikan kepada Gubernur Sumsel, H Herman Deru untuk segera memecat Dirut PT JSC tersebut.
Salah satu koordinator aksi, M Mukri menegaskan, bahwa pihak pengelolah PT JSC terindikasi belum mampu menunjukan kemajuan dan memandirikan JSC sebagai BUMD. “Ini terbukti banyaknya venue yang rusak dan terbengkalai serta perawatan kurang maksimal. Sehingga tidak bisa mencapai Breek Even Point,” jelasnya.
Oleh karena itu, gubernur sebagai pemegang kendali hendaknya di dalam RUPS  mengevaluasi secara menyeluruh di PT JSC. “Sejauh ini tidak ada kemajuan dan inovasi serta kemandirian untuk menambah laba pemasukan bagi Pemrov Sumsel,” katanya.
Sementara koordinator aksi lainnya, Sukma, meminta Gubernur Sumsel Herman Deru agar segera memecat  Dirut PT JSC Meina Fitriani Paloh dari jabatannya. “Kami harapkan Gubernur bisa menunjuk orang yang cakap dan yang pasti harus putra daerah Sumsel untuk mengelola PT JSC,” katanya.
Ketua Komisi III DPRD Sumsel, M Yansuri mengatakan akan mendengarkan dan mengakomodir setiap aspirasi masyarakat Sumsel.
“Tapi kami tidak bisa mendengarkan sebelah pihak, nanti kita akan minta data tertulis dari rekan – rekan. kami akan panggil dulu pihak dari PT JSC,” katanya.
Disinggung mengenai tuntutan agar Dirut PT JSC Meina Fitriani Paloh, segera dipecat dari jabatannya, Yansuri menegaskan jika itu bukan wewenang pihaknya.
“Dewan tidak ada wewenang memecat, nanti kami akan ajukan rekomendasi ke gubernur, karena gubernur yang memiliki wewenang memecatnya,” katanya.
Sementara, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj  RA Anita Noeringhati mengatakan tentang keberadaan JSC baik itu JSC yang tidak terawat dan arogansi kepengurusan yang dilakukan Direktur Utama itu yang menjadi poin.
“Aspirasi dari aliansi akan kita teruskan kepada Gubernur, yang mempunyai kewenangan untuk mengevaluasi Direktur Utama JSC itu Gubernur Sumsel. Tetapi saya menyambut baik kritisi dari masyarakat apalagi untuk kepentingan Sumsel karena JSC merupakan Aset membanggakan di Sumsel,” katanya.
Ditegaskannya, yang mempunyai wewenang memecat Direktur Utama JSC adalah Gubernur.
“Jadi dewan hanya merekomendasikan untuk di evaluasi, karena yang berhak mengangkat dan memberhentikan adalah gubernur,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...