Ultimate magazine theme for WordPress.

Buronan Pelaku Penusukan di Prabumulih   Ditangkap  Polda Sumsel


Anggota Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel)  menangkap Anggi Saputra Dharmawan (24) pelaku penganiayaan terhadap korban M Husainy di Jalan Lingkar Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Kamis (30/12/2021) lalu.(BP/IST)

Palembang, BP- Anggota Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel)  menangkap Anggi Saputra Dharmawan (24) pelaku penganiayaan terhadap korban M Husainy di Jalan Lingkar Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Kamis (30/12/2021) lalu.

Akibat penganiayaan tersebut korban M Husainy (26) warga Medan mengalami luka tusuk hingga 36 luka tusukan disekujur tubuh serta luka ditelapak tangan setelah dihujani pisau pelaku beruntung nyawa korban berhasil selamat.

Tersangka  Anggi mengaku nekat menganiaya korban lantaran sakit hati kepada korban yang telah menjelek – jelakan dirinya didepan istrinya.

“Dia mau ganggu rumah tangga saya, makanya dia menjelek – jelekan saya didepan istri saya,”katanya, Sabtu (2/7).

Baca Juga:  Bentrok Warga Versus Sekuriti Sawit

Saat menganiaya korban, Anggi tidak sendirian melainkan bersama empat orang temannya salah satunya Ekki Ifanda Pratama Putra (19) sudah menyerahkan diri kepolisi dengan diantar oleh keluarganya.

Dalam kasus ini pihak Polda Sumsel sudah lebih dulu menangkap Indra dan Junaedi. Sedangkan satu orang lagi berinisial SW masih berstatus buron.

“Waktu itu korban kami jemput dari rumah ceweknya di Palembang. Naik mobil kami bawa ke Indralaya lanjut lagi ke Prabumulih (TKP),” katanya.

Baca Juga:  Angkat Sejarah Sriwijaya

Dalam perjalanan, korban diajak minum-minuman keras oleh kelima tersangka. Korban dalam keadaan mabuk berat lalu dianiaya oleh lima pelaku. Dalam kondisi mabuk korban sempat memberikan perlawanan meski hanya seorang diri.

Korban diturunkan ditengah oleh tersangka Anggi dari mobil saat itu juga tersangka kembali menusuk korban. Korban yang sudah cukup banyak mengeluarkan darah, masih bisa lari sekuat tenaga berlari menjauh dari para tersangka.

Mengira korban tak akan bisa selamat, tersangka Anggi dan rekan-rekannya membiarkan korban berlari pergi.

Namun siapa sangka, korban berhasil selamat setelah ditolong warga yang kemudian membuat laporan ke polisi.

Baca Juga:  PPP Sumsel dan Jajaran Solid  Dukung dan Usung Cakada Sesuai SK DPP PPP

“Saya juga pernah di penjara. Tahun 2020 kena setahun enam bulan karena bertengkar,” ungkap tersangka Anggi.

Sedangkan Ekki yang kini sama-sama menjalani pemeriksaan di Jatanras Polda Sumsel, juga mengakui perbuatannya yang sudah menganiaya korban.

Selain melukai, Ekki adalah orang yang mengambil handphone korban lalu menjualnya.

Atas perbuatannya, para tersangka terancam dijerat dengan Pasal 353 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 365 KUHP.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...