Ultimate magazine theme for WordPress.

11.316 Data Arsip di Lingkup OPD Pemprov Sumsel Dimusnahkan

Pemusnahan arsip inaktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2022 dilaksanakan di Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel, Senin (27/6).(BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP-Pemusnahan arsip inaktif Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2022 dilaksanakan di halaman kantor Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel, Senin (27/6).

Hadir Gubernur Sumsel H Herman Deru , Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati , forkomfinda Sumsel dan para undangan.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, dengan pemusnahan ini adalah melihat kinerja Dinas Kearsipan. Ini mengingatkan semua baik personal atau lembaga akan pentingnya arsip.

“Kita tidak tau, kapan digunakan. Maka ada syarat untuk pemusnahan, sesuai tingkatan nilai gunanya. Kalau nilai gunanya sudah nol, maka baru boleh dimusnahkan,” katanya.

Baca Juga:  Baksos Zuriat Palembang Darussalam Peduli Dengan Sesama

Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel Prof Dr H Edward Juliartha SSos MM mengatakan, kegiatan memusnahkan arsip-arsip inaktif yang sudah melewati meknisme lebih kurang 10 tahun keatas. “Jika sudah melewati proses itu, maka baru dimusnahkan,” katanya.

Menurutnya pemusnahan dilakukan pertama karena tempat penyimpanan arsip ini juga terbatas. Apalagi arsip itu terus diciptakan. Setelah inaktif atau kadarluasa baru dimusnahkan.

Baca Juga:  Pemprov Upayakan Tekan Emisi Gas Rumah Kaca

“Kedua, untuk memberikan pemahaman kepada OPD, kalau arsip jangan disimpan saja tapi diinventarisir, dicatat dan yang tidak perlu dimusnahkan,” katanya.

“Arsip itu ada 2 yakni ada yang menjadi dokumen, dan ada yang jadi arsip. Untuk arsip yang dimusnahkan ini berasal dari 14 OPD, dan total yang dimusnahkan 11.316 item. Itu dihitung sedemikian rupa dan dibuat berita acara, baru dimusnahkan,” katanya.

Edward menambahkan, pihaknya terus melakukan digitalisasi. “Saya sudah mendatangkan ahli media. Dan ada 5.200 foto dan dokumen sudah dialihmedia dari konvensional ke digital. Serta 750 foto sejarah juga dialihmedia ke digital,” katanya.

Baca Juga:  Dolar Tinggi, Travel Agent Merugi

Diacara tersebut juga diberikan penghargaan kepada pelestarian naskah asli sejarah Drs H Nur Muhammad katagori Buku Simbur Cahaya dan Direktur Museum Dr Ak Gani Palembang G. I Priyanti Gani , untuk katagori lembaga masyarakat peduli lingkungan , relawan cinta arsip Provinsi Sumsel dari Bina Darma , Polsri, Universitas Syakiakirti, UIN Raden Fatah, Laskar Merah Putih dan Pramuka.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...