Ultimate magazine theme for WordPress.

27 SMP/ MTS di Kabupaten/Kota di Sumsel Bertanding di LCCM Tingkat Provinsi

Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2022 digelar di Auditorium Museum Negeri Sumsel, Rabu (18/5).(BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2022 digelar di Auditorium Museum Negeri Sumsel, Rabu (18/5).

Pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala UPTD Museum Negeri Sumsel, H Candra Amprayadi SH.

Turut hadir diantaranya Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Sumsel, Merry Hamraeny, S.Pd, M.M, Kepala Kantor Arkelologi Sumsel Dr Wahyu Rizky Andhifani, S.S, M.M, Staff Khusus Gubernur Sumatera Selatan bidang Pariwisata, Herlan Aspiuddin, para guru dan siswa seluruh Sumsel.

Baca Juga:  Jam Kerja PNS Dikurangi Selama Puasa

Kepala UPTD Museum Negeri Sumsel, H Candra Amprayadi SH.mengatakan, kegiatan LCCM ini diikuti oleh 27 sekolah tingkat SMP/ MTS di Kabupaten/Kota di Sumsel.

“Kita sangat mengapresiasi sekali, LCCM ini disambut antusias oleh sekolah. Terbukti pesertanya banyak dari Kabupaten Muba, Empat Lawang dan lainnya. Tahun depan akan kita saring dulu dari setiap daaerah diambil dari 4 Kabupaten untuk diseleksi.
Musirawas, Muratara, Empat Lawang dan Lubuk Linggau akan dilakukan di Museum Subkoss untuk menyeleksi sendiri untuk di kirim,” katanya.

Baca Juga:  Libur Lebaran? Inilah 6 Titik Geopark Ciletuh yang Wajib Dijelajahi

H Candra mengaku, LCMM ini merupakan kegiatan bergengsi karena hadiahnya puluhan juta rupiah. Untuk itu sebelum ikut berkompetisi peserta harus benar-benar memahami koleksi. Salah satu soal yang diberikan terkait koleksi di gedung pameran. Mulai dari pameran hibah, Galeri Arca, Gedung Pameran 1,2 dan 3.

Menurutnya, materi LCCM tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yakni mencakup 40 % Sejarah Kebudayaan Indonesia (Sumber : Pengetahuan Umum Kebudayaan), 30 % Sejarah Perjuangan Bangsa (Sumber : IPS Sejarah KTSP 2006) dan 30 % soal Permuseuman (Sumber : Terbitan dan Media Sosial Museum Nasional Indonesia, Undang-Undang nomor 11 tahun 2010 Cagar Budaya, Peraturan Pemerintah nomor 66 tahun 2015 tentang museum, dan Undang-Undang Nomor 05 tahun 2007 tentang Pemajuan museum).

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan yang Jasadnya Ditemukan Didalam Sumur Ditembak Polisi

“Kisi-kisi soal dan video tentang Museum Negeri Sumsel sendiri telah diberikan oleh Panitia kepada Guru Pendamping melalui WhatsApp grup Lomba Cerdas Cermat Museum,” katanya.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...