Ultimate magazine theme for WordPress.

Aset Masih Banyak Masalah, Komisi I DPRD Sumsel Insiator Bentuk Pansus Pengelolaan Aset Daerah

Antoni Yuzar (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) tentang pengelolaan aset daerah terkait segela permasalahan pengelolaan aset  yang krusial serta masih banyak hambatan.

Dasar pembentukan Pansus ini menurutnya pasal 64 ayat 1 PP.No.12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan  tatip DPRD Provinsi,  Kabupaten dan Kota.

“ Perlu di bentuk pansus tentang pengelolaan aset daerah , seperti kita ketahui aset itu banyak masalah , banyak aset yang tidak di kuasai fisiknya , dikuasai pihak ketiga, ada juga aset yang kita kuasai  ternyata dokumennya tidak lengkap, ada juga aset kita yang di gugat orang  kita kalah, ada juga aset yang belum tercatat  mungkin karena kelalaian dan banyak permasalahan,” kata Ketua Komisi I DPRD Sumsel Anton Yuzar ketika ditemui di DPRD Sumsel, Senin (25/4).

Baca Juga:  Danrem 044/Gapo Pamit Kepada Keluarga Besar Kodim 0418/Palembang

Dengan pembentukan pansus ini menurut politisi PKB ini agar semuanya bisa terbuka, komperhensif kalau Sumsel punya aset yang jelas.

“ Dan aset ini adalah PAD besar bagi Sumsel karena aset kita tidak jelas keberadaannya ada juga aset kita cuma poto kopi saja perlu dibuat surat yang resmi yang mempunyai kekuatan hukum , “ katanya.

Aset daerah ini menurutnya didapatkan ada  melalui jual beli, hibah  dan ada karena perintah undang-undang.

Baca Juga:  Pencuri Motor Ditembak

“ Perintah undang-undang misalnya aset SMA-SMA itu belum banyak balik nama  ke provinsi , SMA itu ternyata masih milik kabupaten kota , karena itu perintah undang-undang itu harusnya tahun 2016 sudah harus clear tapi 2022 belum clear, nah ini PR bagi Pemerintah Provinsi ini perlu keseriusan , perlu keberanian  dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, aset ini kalau kita tidak berani dan takut-takut akan diambil orang, perlu keberanian,” katanya.

Dalam melakukan pembenahan masalah aset ini menurutnya perlu dilakukan kolaborasi antara semua pihak tidak hanya BPKAD selaku pengelola aset daerah namun melibatkan  OPD dan instasi lain.

Baca Juga:  Akibat Rem Blong, Kontainer Tabrak Kontainer

“ Komisi I akan mengajukan pansus tentang pengelolaan aset daerah, karena Komisi I adalah mitra kerja dari BPKAD yang membidangi aset, jadi DPRD Sumsel akan membentuk pansus aset tapi inisiatornya dari Komisi I DPRD Sumsel,” katanya.

Rencananya pembentukan pansus ini akan di awali dengan penjadwalan  dan disampaikan ke pimpinan DPRD Sumsel setelah lebaran lalu di bawa ke rapat Badan Musyawarah (Banmus) dan langsung di paripurnakan dan fraksi-fraksi DPRD Sumsel akan mengirimkan perwakilannya dalam pansus ini.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...