Ultimate magazine theme for WordPress.

FUPK Sumsel  Sampaikan Tujuh Tuntutan ke DPRD , Sebut Pemerintahan Salah Urus


Forum Umat Peduli Keadilan (FUPK) Sumatera Selatan (Sumsel) mendatangi  gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel),Kamis (21/4).Kedatangan rombongan yang diketuai Ustad Umar Said serta emak-emak millenial, menyampaikan aspirasi dan di terima  Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, diruang Banggar DPRD Sumsel.(BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- Forum Umat Peduli Keadilan (FUPK) Sumatera Selatan (Sumsel) mendatangi  gedung DPRD Sumatera Selatan (Sumsel),Kamis (21/4).

Mereka diterima  Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli, diruang Banggar DPRD Sumsel.

Ada tujuh tuntutan yang mereka sampaikan agar diterima oleh pemerintah RI pusat seperti mendesak dan menuntut Wakil Rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat bukan aspirasi Partai, contohnya wacana Presiden 3 periode dimana diketahui hampir diseluruh pelosok negeri menginginkan perubahan kepemimpinan di negara ini.

Selanjutnya, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan oleh Masyarakat/Rakyat ataupun mahasiswa dari berbagai daerah diseluruh Indonesia dari tanggal 28 Maret 2022, hingga 11 April 2022 yang lalu.  Ketiga, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak menghianati konstitusi dengan melakukan amandemen terhadap UUD 45, dan bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan Presiden 3 (tiga) periode.

Baca Juga:  Gus Jazil: Larangan Mudik Untuk Melindungi Bangsa

 

Dan mendesak dan menuntut Pemerintah melalui wakil rakyat untuk menurunkan harga BBM serta menolak diberlakukannya pajak untuk rakyat. Mendesak dan menuntut Pemerintah melalui wakil rakyat untuk menurunkan harga bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1443 / 2022.

Lalu mendesak dan menuntut Pemerintah untuk menjamin ketersediaan bahan pokok menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 / 2022.

Mereka juga meminta dan menuntut  DPRD Sumsel untuk mensikapi semua kegaduhan negeri ini yang tujuannya untuk memecah belah ummat, dengan maraknya penista agama yang selama ini seolah-olah kebal hukum dan tidak ada tindak lanjut atas penghinaan mereka dalam hal ini terhadap Agama Islam.

Juru bicara FUPK Sumsel  , Ustad Idasril, menyampaikan agar aspirasi mereka dapat disampaikan ke DPR RI. Dia meminta kebijakan yang tidak perpihak pada umat. Seperti minyak goreng. “Sumsel kaya tapi harga mahal.

Baca Juga:  Daerah Pusat Latihan Tempur Diresmikan Dankodiklat

“Arab Saudi yang kaya minyak bumi tapi  minyaknya murah sekali. Pemerintahan kita dapat dikatakan salah urus. Dulu BBM,  naik Rp 100 sampe Rp 200, rakyat sudah pusing. Tapi sekarang belum selesai beban masyarakat ditambah  kenaikkan harga yang luar biasa. Kita berharap pemerintah berikan amanah untuk urus dan atur tata niaga pastikan bahan pokok tersedia,” harapnya.

Ditambahkannya, apa yang jadi keinginan masyarakat luas bisa terpenuhi. Dan FUPK mendesak dan sampaikan aspirasi. “Mengenai presiden 3 periode kita tolak. Dan orang yang mendengungkan adalah orang yang makar terhadap negara. Karena tidak sesuai konstitusi.

 

Tidak ada perpanjangan jabatan presiden dengan dalil apapun. Karena negara kita sakit dan banyak kebijakan yg harus dikoreksi,” katanya.

Baca Juga:  80 Persen Bacaleg PBB Sumsel dari Kader Internal

Senada juga disampaikan Pembina FUPK Sumsel, ustad Umar Said . Dia berharap masyarakat dapat menyampaikan aapirasi mereka terutama  mahasiswa.

Sedangkan peserta FUPK Sumsel  Nina Tanjung menilai ukuran kesejahteraan versi emak emak adalah stabilitas ekonomi membaik dan stabilitas keamanan terjaga.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli mengatakan,  apa yang menjadi keinginan Forum Umat Peduli Keadilan Sumatera Selatan  ini akan disampaikan kepada DPR RI.

“Akan kita sampaikan, sehingga aspirasi dari 8,6 juta warga Sumsel dapat terwakili di senayan,” katanya.

Malahan sebagian tuntutan dari Forum Umat Peduli Keadilan Sumatera Selatan menurut politisi PKS ini sudah di sampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel beberapa waktu lalu.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...