Ultimate magazine theme for WordPress.

Advokat  Disarankan Tidak Kaku Dengan Media


Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (PBH Peradi DPC) Palembang menggelar seminar Advokat Korporasi Komunikasi di Ballroom Hotel Emilia, Palembang, abtu (19/3).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Pusat Bantuan Hukum  Perhimpunan Advokat Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (PBH Peradi DPC) Palembang menggelar seminar Advokat Korporasi Komunikasi di Ballroom Hotel Emilia, Palembang, Sabtu (19/3).

Dengan nara sumber H. Bambang Hariyanto, SH., MH., FCBArb., FIIArb yang merupakan Advokat, Arbiter BANI, Dewan Penasihat DPN Peradi, Praktisi komunikasi, yang juga mantan wartawan senior Antara,  Ramdani Sirait dengan moderator Aina Rumiyati Aziz SH Mhum.

Seminar diikuti kalangan pengacara, advokat, mahasiswa, perseorang dan umum .

Menurut Bambang  dalam dunia advokat, media adalah mitra strategis  advokat  tapi dengan media, advokat harus memahami persoalan yang ditangani , memahami keinginan dan kepentingan klien  dan memahami yang diinginkan media dan cara kerja media .

Baca Juga:  Pelaku Curanmor Ternyata DPO Kasus Penganiayaan

Publikasi bagi advokat menurutnya penting namun harus mengutamakan kepentingan klien , sedapat mungkin pemberitaan, selain point “pembelaan” juga mengedukasi publik dan publisitas bisa berdampak popularitas .

“Tetapi mesti selalu diingat batasan-batasan publikasi bagi advokat
yang diatur Undang-undang dan Kode Etik  seperti Pasal 19 UU Advokat , Pasal 4 butir h Kode Etik, pasal 8 butir f kode etik,” katanya.

Terpenting menurutnya advokat harus berprilaku baik, jujur, bertanggung jawab, adil, dan mempunyai integritas yang tinggi , selalu update pengetahuan  , memiliki keahilan tertentu , bersungguh-sungguh menjalankan tugas profesi karena pemberi kuasa (klien) telah mempercayakan persoalan hukumnya pada advokat .

Baca Juga:  Persaingan Pilkada Serentak 3 Daerah di Sumsel Ini di Prediksi Bakal Ketat

“Dan melakukan tugas profesi tidak semata-mata pembelaan di muka persidangan, tetapi juga melakukan pembelaan dalam setiap forum dan kesempatan,” katanya.

Sedangkan  praktisi komunikasi, yang juga mantan wartawan senior Antara  Ramdani Sirait  menilai dalam dunia saat ini dia menyarankan kalangan advokat untuk tidak kaku dengan media.

“ Jadi siapkan setiap pernyataan dari setiap kasus dengan baik dengan efisien, tidak perlu terlalu bertele-tele tidak perlu panjang lebar yang penting perusahaan sudah memberikan informasi  sebagai hal dari media unuk mendapatkan jawaban, perlu di ketahui media berhak mendapatkan jawaban apapun,” katanya.

Sedangkan Wakil Sekretaris Jenderal  DPN Peradi  Dr (Can) Nurmala SH MH ClA yang membuka seminar  mengapresiasi acara ini, acara ini menurutnya bagus di ikuti para advokad muda.

Baca Juga:  Himpunan Mahasiswa Semende se-Sumatera Selatan (HMS3) Peduli Banten Lampung

“ Acara seperi ini  dilanjutkan , berkesinambungan  dan ini bagian pendidikan berkelanjutan, “ katanya.

Ketua PBH Peradi Pusat Suhendra Asido Hutabarat, SH., SE., MM., MH mengapresiasi seminar tersebut.

“ Saya selaku Ketua PBH Peradi Pusat Suhendra mendukung seminar ini sangat berbangga apa yang dilakukan PBH Peradi Palembang dan PBH Peradi Palembang termasuk PBH yang maju dan aktif dari sekian PBH di Indonesia , saya terus mendukung,  maju terus PBH Peradi Palembang,”katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...