Ultimate magazine theme for WordPress.

Polisi yang Viral Ditarik Debt Collector Resmi Melapor ke Polda Sumsel

Rehend (26) anggota polisi yang ditarik sejumlah debt collector dan kejadian viral di media sosial, resmi melapor ke SPKT Polda Sumatera Selatan (Sumsel). (BP/IST)

Palembang, BP- Rehend (26) anggota polisi yang ditarik sejumlah debt collector dan kejadian viral di media sosial, resmi melapor ke SPKT Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

“Saya tidak tahu apa-apa. Itu bukan mobil saya, cuma pinjam dari teman karena mobil saya lagi rusak. Tapi tiba-tiba saja saya dikeroyok seperti yang divideo viral,” kata Rehend, Rabu (23/2).

Rehend secara tegas membantah pernyataan yang menyebut mobil bermasalah itu sudah berpindah tangan ke dirinya. Dia mengaku tidak tahu apa-apa tentang persoalan mobil tersebut dikarenakan memang bukan miliknya.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, FKPT Sumsel Edukasi Para Guru Agama 

“Waktu saya di mal mereka itu tidak tahu kenapa tiba-tiba langsung narik saya. Nyerobot langsung mau ngambil mobil. Saya heran, makanya saya suruh ke pos satpam untuk nelpon sih pemilik mobil. Tapi mereka tidak mau dan langsung mau ambil mobil, ya saya tolak,”katanya.

Menurut Rehend, ada sekitar sembilan orang pria yang mendatanginya saat itu.

Tanpa menunjukkan bukti apapun, mereka langsung saja berniat mengambil mobil yang dibawa Rehend.

Bahkan sempat ada yang mengaku sebagai polisi saat tindak pengeroyokan itu terjadi.

Baca Juga:  Cabut Izin Perusahaan Biang Kebakaran Lahan di Sumsel

“Saya sudah bilang saya ini anggota. Terus ada di antara mereka bilang, saya juga anggota, kamu tidak menghargai saya. Ada statemennya begitu. Ada saksinya, satpam juga dengar,” katanya.

Saat cek-cok terjadi, sempat ada di antara mereka yang berhasil merampas kunci dari mobil bermasalah itu. Namun Rehend kembali mengambilnya sehingga keributan tak bisa terhindarkan.

“Waktu saya lagi menuju ke pos satpam, disitu saya langsung ditarik terus dikeroyok seperti yang ada dalam video viral itu,” katanya.

Akibatnya sejumlah luka dia alami diantaranya jari manis sebelah kiri yang keseleo, lebam di bagian tangan serta lecet di sejumlah bagian tubuh.

Baca Juga:  Perlindungan PMI dari Sumsel Perlu Sinergi

Tak terima dengan perlakuan itu, Rehend selanjutnya melakukan visum di RS Myria Palembang untuk kemudian membuat laporan kepolisian dengan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan.

“Kejadiannya memang satu hari sebelum videonya viral. Saya baru lapor sekarang soalnya kemarin badan sakit-sakit semua. Tapi malam tadi saya sudah visum di RS, memang mau saya laporkan mereka,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...