Ultimate magazine theme for WordPress.

Langgar UU Keimigrasian , WNA RRC Dideportasi

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Cina berinisial LJ dideportasi pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang karena terbukti melanggar UU Keimigrasian No 6 tahun 2011, pasal 71 huruf a Jo pasal 116.(BP/IST)

Palembang, BP- Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Cina berinisial LJ dideportasi pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang karena terbukti melanggar UU Keimigrasian No 6 tahun 2011, pasal 71 huruf a Jo pasal 116.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Mohammad Ridwan didampingi Kasi Tikim, Narsepta Hendy, di deportasinya WNA asal Cina tersebut setelah Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) menindaklanjuti informasi terkait ada warga WNA yang telah bekerja dan tinggal di Mess PT KIM di Kabupaten Banyuasin yang melanggar UU Keimigrasian No 6 tahun 2011, pasal 71 huruf a Jo pasal 116 ditindaklanjuti dengan melakukan pengamanan terhadap LJ tersebut yang berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga:  COBA BACA DAN LIHAT STNK ANDA, Apa Kegunaan SWDKLLJ?

“Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang sudah menyerahkan surat pemberitahuan dimulai proses penyidikan (SPDP) ke Kejari Banyuasin tertanggal 21 Februari lalu. Setelah itu, dari Kejari Banyuasin mengeluarkan surat kuasa penunjukan JPU ke PPNS Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang tertanggal 22 Februari,” katanya saat pers rilis dikantor Imigrasi, Kamis (24/2).

Selanjutnya panitera muda di PN Banyuasin untuk dijadwalkan sidang untuk WNA tersebut.

Baca Juga:  Resto Dapur Maknyos Sajikan Menu Andalan Khas Sumsel

“Dimana hasil sidang yang di gelar Rabu (23/2) sekira pukul 10.00 , LJ diputus membayar denda Rp 1 juta subsider pidana kurungan selama satu bulan,” katanya.

Atas hal tersebut lah, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang mengeluarkan surat deportasi dan perintah cekal ke yang bersangkutan setelah LJ membayar denda Rp 1 juta.

Adapun untuk PT KIM sendiri, diberikan surat teguran atas hal tersebut.

Baca Juga:  Belum Ada Penambahan kasus Covid-19 di Sumsel

“LJ sendiri dari pengakuannya sudah masuk ke Indonesia sejak Mei 2021 lalu dan masuk ke Palembang dari Jakarta dengan menggunakan pesawat domestik,” katanya.

Awalnya LJ ini datang dengan status kunjungan dengan sponsor berbeda.

“WNA ini tidak melaporkan kalau beralih sponsor ke PT KIM, sehingga dia terpaksa di deportasi dan masuk daftar cekal kita,” katanya.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...