Ultimate magazine theme for WordPress.

Anggota DPRD Sumsel Ini Pastikan Bulog  Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng di OKUT

Anggota Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Azmi Shofix (BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- Kelangkaan minyak goreng ditengah masyarakat membuat sejumlah pihak melakukan komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak, salah satunya anggota Komisi II DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Azmi Shofix memastikan pada Kamis (24/2) pada nanti,  kantor cabang Bulog  dan Pemkab OKU Timur (OKUT) akan melakukan operasi pasar sebanyak   9.600 liter minyak goreng dengan harga Rp 14 000 perliter akan disebar disejumlah titik di Kabupaten OKU Timur.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Tunggu Evaluasi Kemendagri Soal APBD Perubahan Tahun 2020

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Bulog dan Pemkab OKU Timur, dipastikan akan ada operasi pasar,”kata Azmi, Selasa (22/2).

Menurut Azmi operasi pasar akan dilakukan di pasar tradisional kawasan Martapura dan Gumawang, Kantor-Kantor Kecamatan dan Gudang-Gudang Bulog yang ada di OKU Timur. “Ini lokasinya silakan masyarakat datang ke operasi pasar,”ujar politikus Demokrat ini.

Hal ini dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat terkait langkanya stok minyak goreng dan harganya yang tinggi terutama di Kabupaten OKU Timur.

Baca Juga:  Ari Lasso Persembahkan 'Badai Pasti Berlalu' Bagi Sumsel

“Dengan adanya operasi pasar ini dapat menekan harga dan stok dilapangan dapat tersedia,” katanya.

Komisi II DPRD Sumsel juga akan memastikan ketersediaan stok minyak goreng untuk 17 Kabupaten Kota di Sumsel, dengan harga terjangkau sesuai harga normal dengan menggandeng Bulog dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Ia  berpesan kepada masyarakat agar tidak panik, dan membeli minyak goreng operasi pasar tersebut sesuai kebutuhan yaitu 2 liter per KK sehingga semua masyarakat kebagian.

Baca Juga:  Sidang Umum IPU Ke-144, Bangkitkan Semangat Pelaku Industri Pariwisata dan MICE di Bali

“Kalau soal stok minyak goreng tidak usah khawatir, semua sedang dikoordinasikan lintas sektor, kita terus berupaya agar pasokan dan harga minyak goreng kembali normal seperti sedia kala. Sudah menjadi tugas pemerintah baik eksekutif, legislatif maupun aparat-aparat penegak hukum untuk memastikan semua stok bahan pangan aman dan stabil harganya,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...