Ultimate magazine theme for WordPress.

3 Pemuda Perkosa  Gadis di Bawah Umur Diamankan Polisi

Tiga orang pemuda  diamankan Opsnal Unit Ranmor bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (4/2) sekira pukul 19.30 lantaran melakukan tindak pemerkosaan secara bergilir dan merampas Hp korban inisial AM (13) pelajar SMP Kelas 1, di salah satu penginapan di Jalan Selamet Riyadi, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan IT II, Palembang, dalam kamar 306, pada hari Selasa (1/2).(Bp/IST)

Palembang, BP- Tiga orang pemuda Febriadi Iwan Susilo alias Bob (21) warga Jalan Letnan Hadin, Kelurahan 20 Ilir D II, Kecamatan IT I, Palembang, Muhammad Hidayat (24) warga Jalan Taqwa Merah Mata, Perumahan Griya Hana Lestari, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Muhammad Fikri (22) warga Jalan Selamet Ryadi, Lorong Mentok, Kelurahan 11 Ilir, Kecamatan IT II, Palembang diamankan Opsnal Unit Ranmor bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Jumat (4/2) sekira pukul 19.30 lantaran melakukan tindak pemerkosaan secara bergilir dan merampas Hp korban inisial AM (13) pelajar SMP Kelas 1, di salah satu penginapan di Jalan Selamet Riyadi, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan IT II, Palembang, dalam kamar 306, pada hari Selasa (1/2).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit PPA, Iptu Hj Fifin Sumailan dan Kasubnit Opsnal Ranmor Iptu Jhoni Palapa membenarkan telah menangkap para pelaku.

Baca Juga:  Kobaran Api Disertai Angin Terus Menambah Rumah Hangus di Lorong Apollo

Menurutnya kejadiannya, berawal hari Senin (31/1) sekira Pukul 12.30  korban sedang di rumah mendapat pesan dari Pelaku Bob melalui WhatsApp untuk mengajak jalan – jalan ke Jakabaring. awalnya korban menolak ajakan pelaku tersebut namun karena terus di bujuk oleh pelaku Bob akhirnya Anak Korban mau diajak pelaku Bob jalan.

Korban lalu menunggu di depan SPBU kemudian korban dibonceng oleh pelaku Bob lalu pelaku Bob mengajak korban ke bawah jembatan 7 Ulu, setibanya di bawah jembatan 7 Ulu saat itu pelaku Bob menghentikan kendaraan, lalu pelaku Bob menghubungi seseorang dan tidak berapa lama kemudian pelaku Bob kembali mengajak korban pergi, dan setelah berkeliling kemudian pelaku Bob menghentikan sepeda motornya di Penginapan (TKP).

Baca Juga:  Dishub Usulkan Perda Becak Motor

Menurut Kompol Tri Wahyudi, korban dibujuk untuk masuk ke dalam penginapan. “Korban lalu diajak masuk ke dalam kamar, lalu diancam akan dijual bila tidak mau melayani pelaku berhubungan badan. Lalu korban tidak berdaya dan terjadilah hubungan badan. Setelah selesai lalu pelaku kedua masuk lagi, dan akhirnya pelaku ketiga masuk juga secara bergantian mereka menggilir korban di dalam kamar,” katanya, Sabtu (5/2).

Korban sempat berontak dan menangis tetapi pelaku tetap melakukan aksinya hingga terjadi sampai dua hari.

Atas ulahnya ini ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1), Ayat (2) Undang – Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu Pengganti UU No.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas Undang – Undang RI Nomor 23 tahun 2002, Tentang Perlindungan anak menjadi Undang Undang yang sebelumnya diatur dalam UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Pasal 365 KUHP.

Baca Juga:  Pertahankan WTP, Menkeu Apresiasi MPR Kotak Masuk

Para pelaku mengakui sudah melakukan aksi tersebut. ” Saya yang jemput korban dari rumahnya, lalu saya ajak korban ke penginapan, dan menghubungi dua teman lainnya, saya dua kali melakukan hubungan dengan korban.Handphone korban diambil dan kam jual dan uangnya sudah habis,” kata  Bob.

Tersangka Hidayat,  mengaku dirinya yang kenal korban melalui akun media sosial lalu meminta Bob untuk menjemput korban dan diajak ke penginapan. “Saya dalam semalam itu sampai empat kali ,” katanya.

Sementara, Fikri hanya mengaku diajak saja oleh dua temannya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...