Ultimate magazine theme for WordPress.

Komisi IV DPRD Sumsel Sebut Kerusakan Jalan di Sumsel Akibat Kendaraan Dengan Over Dimension dan Over Loading

MF Ridho (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Terkait kerusakan jalan di Sumatera Selatan (Sumsel) disebut-sebut oleh Komisi IV DPRD Sumsel akibat kendaraan dengan over dimension dan over loading (Odol) yang melintas, Komisi IV DPRD Sumsel segera akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel .

“ Bila perlu kami juga akan koordinasikan setelah dari Dinas Perhubungan Provinsi ke  Kementrian Perhubungan ,memang kendaraan dengan over dimension dan over loading  menjadi penyebab utama kerusakan jalan di Sumsel, kata Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) MF Ridho, Kamis (3/2),

Dan menurutnya bukan hanya kendaraan tersebut bukan saja membuat kerusakan jalan  tapi juga kemacetan juga sangat memperngaruhi.

Apalagi menurut politisi Partai Demokrat ini dia melihat jalan Nasional di Kota Palembang, kualitas lebih bagus dan daya tahan lebih lama di bandingkan dengan jalan nasional di kabupaten kota.

Baca Juga:  Dua Dekade, Demokrat Sumsel Gelar Enam Lomba “Berkoalisi dengan Rakyat”

Selain itu anggaran jalan nasional  yang ada di kota Palembang ini setiap tahun jauh lebih besar penanganannya .

“Mungkin dari sisi panjang jalan  tidak terlalu panjang, kedua di kota sudah jelas , jam-jam kendaraan yang bermuatan besar  itu enggak boleh lewat jalan protokol  hanya bisa lewat jalan lingkar seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Noerdin Panji,” katanya.

Sementara jalan nasional yang berada di kabupaten kota di Sumsel menurutnya anggarannya sudah sedikit dan jalannya panjang.

“ Nah kami minta di balik kedepan, yang benar-benar perlu penanganan ini harus dikucurkan anggaran , jangan yang hanya lobangnya sedikit  mau di overlay, mau di lapisi lagi  yang sebenarnya masih  belum wajar untuk di lapisi, lebih baik yang memang membutuhkan  penanganan pindahkan  kesana anggarannya,” katanya.

 

Baca Juga:  9 April Prabowo Sapa Wong Sumsel

Terkait kerusakan jalan di Sumatera Selatan (Sumsel) disebut-sebut oleh Komisi IV DPRD Sumsel akibat kendaraan dengan over dimension dan over loading (Odol) yang melintas, Komisi IV DPRD Sumsel segera akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel .

“ Bila perlu kami juga akan koordinasikan setelah dari Dinas Perhubungan Provinsi ke  Kementrian Perhubungan ,memang kendaraan dengan over dimension dan over loading  menjadi penyebab utama kerusakan jalan di Sumsel, kata Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) MF Ridho, Kamis (3/2),

Dan menurutnya bukan hanya kendaraan tersebut bukan saja membuat kerusakan jalan  tapi juga kemacetan juga sangat memperngaruhi.

Apalagi menurut politisi Partai Demokrat ini dia melihat jalan Nasional di Kota Palembang, kualitas lebih bagus dan daya tahan lebih lama di bandingkan dengan jalan nasional di kabupaten kota.

Baca Juga:  Gelar Dua Hari 'Open House', Harno Sampaikan Salam Romi

Selain itu anggaran jalan nasional  yang ada di kota Palembang ini setiap tahun jauh lebih besar penanganannya .

“Mungkin dari sisi panjang jalan  tidak terlalu panjang, kedua di kota sudah jelas , jam-jam kendaraan yang bermuatan besar  itu enggak boleh lewat jalan protokol  hanya bisa lewat jalan lingkar seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan Noerdin Panji,” katanya.

Sementara jalan nasional yang berada di kabupaten kota di Sumsel menurutnya anggarannya sudah sedikit dan jalannya panjang.

“ Nah kami minta di balik kedepan, yang benar-benar perlu penanganan ini harus dikucurkan anggaran , jangan yang hanya lobangnya sedikit  mau di overlay, mau di lapisi lagi  yang sebenarnya masih  belum wajar untuk di lapisi, lebih baik yang memang membutuhkan  penanganan pindahkan  kesana anggarannya,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...