Ultimate magazine theme for WordPress.

BNNP Sumsel Amankan 1000 Batang Ganja dari Ladang Seluas 1 Hektar

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel)  berhasil mengamankan 1000 batang Ganja, yang ditemukan di sebuah ladang ganja di Desa Batu Pance Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat  Lawang.(BP/IST)

Palembang, BP- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengamankan 1000 batang Ganja, yang ditemukan di sebuah ladang ganja di Desa Batu Pance Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat  Lawang.

Adapun pohon ganja yang diamankan berusia sekitar enam (6) bulan dengan tinggi ukuran satu (1) meter.

Terbongkarnya penemuan ladang ganja tersebut berawal dari ditangkapnya Efriansyah alias Rian (24) saat akan bertransaksi dan membawa ganja seberat 466 gram dalam bungkus kantong kresek warna hitam yang disembunyikan dalam bajunya, Senin (31/1) sekira pukul 13.00 di Desa Batu Pance, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Dalam penyergapan tersebut,  Tim Pemberantasan BNNK Empat Lawang dipimpin Kepala BNNK AKBP Syahril berhasil menangkap tersangka Efriansyah sementara dua orang temannya berhasil melarikan diri inisial A dan J. Saat ketiganya sedang membawa ganja dengan mengendarai sepeda motor.

Baca Juga:  Pelaku Terakhir Pengeroyok Yang Tewaskan Azhari Ditangkap

“Rencananya kami akan mengantarkan ganja dan akan di upah oleh Andi (DPO) namun belum tau diberi uang berapa. Diperjalanan tidak taunya sudah ditangkap petugas,” kata tersangka di kantor BNNP Sumsel, Kamis (3/2).

Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol Djoko Prihadi, SH, MH melalui Kabid Berantas, Kombes Pol Agus Sudaryo didampingi Dir Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu mengatakan, terungkapnya ladang ganja lebih kurang 1 hektar yang berisikan 1000 batang Ganja siap panen ini setelah tertangkapnya tersangka Efriansyah.

“Setelah kita interogasi, kalau ganja yang dibawanya milik inisial S (DPO), yang memiliki ladang ganja di desa Mandi Angin, Kecamatan Pendopo Barat. BNNK Empat Lawang melakukan koordinasi dengan BNNP Sumsel melakukan pengembangan ke ladang ganja tersebut,” kata Kombes Pol Agus Sudaryo.

Baca Juga:  Banyak Kawasan Cagar Budaya di Palembang Tak Masuk Dalam Revisi RTRW

Lalu Selasa (1/2) sekira pukul 23.30  tim gabungan BNNP Sumsel, BNNK Empat Lawang, BNNK Musi Rawas, BNNK Lubuk Linggau menuju lokasi ladang ganja. Hari Rabu (2/2) sekira pukul 03.00 tiba di lokasi dan ditemukan ladang ganja seluas 1 hektar dan terdapat 1000 batang Ganja siap panen.

“Ganja tersebut langsung kita cabut satu persatu dan di masukkan kedalam 8 karung besar, dan kemudian barang bukti ini dibawa ke BNNP Sumsel,” katanya.

Dia  mengatakan ada 600 batang Ganja dengan setinggi 1 meter diamankan dan ada yang sudah digonseng atau baru tumbuh dipotong dengan tinggi sekitar 30 cm ada sebanyak 400 batang. “Tersangka yang kita amankan ini disuruh menjualkan oleh S, dan dijanjikan akan di upah. Untuk tanaman ganja yang ditemukan berumur 6,3, dan 2 bulan. Saat ini tersangka sedang kita dalami,” jelasnya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Dukung Kegiatan Milad  KPD ke 355 tahun dan Milad Kebangkitan KPD Ke-18

Untuk ganja sendiri saat kita datangi lokasinya terdapat di sela – sela tanaman kopi.

“Oleh karena sebarannya luas, makanya kita koordinasikan dengan BNNK sekitaran lokasi, untuk tepatnya ganja akan diserahkan masih dalam pendalaman. Lokasi ini, cukup jauh dari kota naik turun bukit dan hampir 5 jam tiba kita di lokasi,” katanya.

Sementara tersangka Efriansyah alias Rian mengaku mendapat upah dari Andi (DPO).

“Rencananya kami akan mengantarkan ganja ini pak. Dan setelah itu barulah menerima upah Andi (DPO). Namun belum tahu jumlahnya dan kami keburu ditangkap polisi,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...