Ultimate magazine theme for WordPress.

Ekspedisi XI IPA 8 SMAN 10 Palembang Ekploitasi Bangker Jepang Jalan Joko

 

Mengimplentasikan materi pembelajaran di ruang kelas bisa dilakukan dengan mengunjungi situs sejarah yang berkaitan dengan materi yang dipelajari di dalam kelas. Hal ini dilakukan siswa kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang dibawah bimbingan guru mata pelajaran sejarah yaitu Ibu Munira. Siswa kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang mengunjungi salah satu bangker Jepang yang ada di Jalan Joko Palembang., Minggu (30/1) ,(BP/IST)

Palembang, BP- Mengimplentasikan materi pembelajaran di ruang kelas bisa dilakukan dengan mengunjungi situs sejarah yang berkaitan dengan materi yang dipelajari di dalam kelas. Hal ini dilakukan siswa kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang dibawah bimbingan guru mata pelajaran sejarah yaitu Ibu Munira. Siswa kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang mengunjungi salah satu bangker Jepang yang ada di Jalan Joko Palembang, Minggu (30/1).

Pemilihan bangker Jepang di Jalan Joko ini dikarenakan letaknya yang tidak jauh dari sekolah mereka dan juga tempat tinggal mereka. Mereka ingin membuktikan bahwa benar Jepang datang ke Palembang yang menjadikan Palembang sebagai salah satu tujuan utama mereka untuk menguasasi Indonesia.

Tujuan Jepang menguasasi Palembang karena Palembang mempunyai kilang minyak yang sangat dibutuhkan Jepang.

Di dalam ruang kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang mendapatkan materi tentang Pendudukan Jepang terhadap Indonesia setelah Jepang menang dalam Perang terhadap sekutu. Kedatangan Jepang tahun 1942 dan berhasil menduduki Indonesia dalam waktu 3,5 tahun tapi cukup membuat kesengsaraan bangsa Indonesia karena sistem pemerintahan Jepang yang diktator. Dan Jepang datang ke Kota Palembang sekitar tanggal 13 Februari pagi hari dan berhasil menduduki kota Palembang dalam kurun waktu dua hari.
Dengan pengetahuan yang didapat dalam ruang kelas XI IPA 8 para siswa tersebut berkeinginan mengunjungi salah satu bangker dari peninggalan Jepang di Palembang. Di sini mereka bisa melihat langsung bangker tersebut dan mengelilingi Bangker buatan Jepang didampingi oleh Pak Zaqwan. Beliau adalah kepala keluarga yang mendapatkan izin untuk tinggal dibangker Jepang tersebut.

Baca Juga:  2 Kepala Dinas dan Ketua Fraksi DPRD Muba Diterbangkan ke Jakarta

Pak Zaqwan, dan siswa-siswi Kelas XI IPA 8 SMAN Negeri 10 Palembang memanggilnya dengan Kakek Zaqwan menjelaskan tentang bangker Jepang tersebut secara lugas sehingga dapat dimengerti oleh siswa-siswi Kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Pelembang yang datang langsung ke bangker Jepang tersebut. Siswa-siswi Kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang yang datang berjumlah 8 orang. Mereka antara lain adalah Yulinar, Nayla, Ditta, Audia, Puja, Tya, Habibi, Hafidz dan Aldi serta Asia yang bertugas membuat flayer kegiatan mereka.

Baca Juga:  Pemko dan BPR Tawarkan Pinjaman Usaha Tanpa Bunga

Di dalam bangker Jepang yang mempunyai luas sekitar 8 x 18 meter siswa-siswi kelas XI IPA 8 Negeri 10 Palembang berkeliling untuk melihat bagaimana sebenarnya bangker Jepang tersebut. Di dalam bangker Jepang terdapat sekitar 7 kamar, 1 toilet dan ada juga ruang tamu. Siswa-siswi Kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang merasa senang diajak berkeliling di bangker Jepang dan bisa mengobrol dengan kakek Zaqwan. Mereka membayangkan bagaimana kondisi bangker Jepang tersebut pada masa Jepang di Kota Palembang.

Salah satu siswa Kelas XI IPA Negeri 10 Palembang mengatakan bahwa, “ ternyata Jepang cukup jitu juga membangun bangkernya di wilayah Jalan Joko sekarang sebab jika dilihat daerah ini cukup tinggi, dan enak untuk memantau sambil bersembunyi dari serangan musuh”.

Baca Juga:  Pasien Positif Corona di Sumsel Capai 210 Orang

Setelah puas berkeliling dan bercekrama dengan kakek Zaqwan mereka izin undur diri untuk kembali. Namun siswa-siswi kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang mengatakan bahwa ini awal dari ekspedisi kelas XI IPA 8 SMA Negeri 10 Palembang untuk mengekploitasi jejak-jejak sejarah yang ada di Kota Palembang. Oleh karena itu kegiatan yang didampingi guru mata pelajaran sejarah ibu Munira akan dilanjutkan dengan kegiatan ekspedisi selanjutnya, Insya Allah. Dan harapan siswa-siswi Kelas XI IPA8 SMA Negeri 10 Palembang bangker Jepang Jalan Joko dapat diperhatikan agar lebih menarik untuk dikunjungi sebagai asset sejarah dan juga asset budaya sehingga bisa mendatangkan turis.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...