Ultimate magazine theme for WordPress.

Bunga Bangkai Muncul di Lahat

Bunga Bangkai (BP/IST)

Lahat, BP- Warga Lahat khusus di RT 18 RW 06 Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat dihebohkan munculnya Bunga Bangkai Amorphophallus Paeoniifolius di tengah kebun.

Zubairi pemilik kebun mengatakan, Bunga Bangkai itu pertama kali ditemukan oleh Asisten Rumah Tangga (ART) yang bekerja dirumahnya, saat itu, sang ART melihat bunga yang tidak biasa tumbuh disebelah rumah.

Mario Andramatik penggiat wisata Kabupaten Lahat menuturkan, keberadaan Bunga Bangkai dengan nama latin Amorphophallus Paeoniifolius memang cukup langkah, untuk tumbuh di kebun sebelah tempat tinggal.

Baca Juga:  Bandar di Kaki Dempo

“Yang langkah itu bukan tanamannya, kalau tanamannya bisa ditanam sendiri, namun momen ketika bunga itu mekar, itu yang langka, karena tidak ada fase pasti kapan itu akan berbunga,” katanya, Selasa (7/12).

Menurut Mario, Bunga Bangkai bisa ditanam, awalnya pertumbuhan Bunga Bangkai akan nampak berbatang dan berdaun layaknya Porang, dengan batang berbintik besar.

“Saya juga tanam di halaman rumah, sudah bertahun tahun, yang saya tanam jenis Amorphophallus Titanum, atau Bunga Bangkai berjenis besar, yang tingginya bisa mencapai 3 hingga 4 meter. Namun fasenya belum masuk fase berbunga, dan hingga saat ini masih berupa batang saja,” katanya.

Baca Juga:  Kemenpar Dorong Daerah Bentuk TDUP

Momen tanaman jenis itu menjadi bunga itu masuk ke dalam fase generatif, pada saat fase ini, Bunga Bangkai akan mengeluarkan bau tidak sedap, yang dapat memikat kumbang dan lalat untuk membantu penyerbukan.

“Nah saat ini, bunga bangkai itu masuk kedalam fase generatif, bakal ada penyerbukan saat dia berbunga, namun tak kunjung berbunga, dia masuk fase vegetatif,” katanya.

Dari sisi wisata, Mario menilai, Bunga Bangkai dapat berkontribusi dalam menarik minat orang berkunjung untuk melihatnya.

Baca Juga:  Rapat Raperda RPJMD  Sumsel 2018-2023 Makin Alot

“Kalau di daerah lain, ada yang namanya kebun Bunga Bangkai, jadi bunga ini ditanam di lahan luas, ketika berbunga, maka bisa jadi tempat wisata,” katanya.

Kendati demikian, menurut Mario, sudah banyak orang yang ingin menyaksikan secara langsung Bunga Bangkai itu.

“Kita bisa lihat, meski hanya satu, sudah banyak yang datang, itu menandakan bahwa masyarakat sangat antusias menyaksikan dan melihat langsung, bahkan mengabadikannya,” katanya.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...