Ultimate magazine theme for WordPress.

Anak Ditangkap Polisi Sekeluarga Datangi Polda Sumsel

Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel )  didatangi empat orang wanita, dan satu orang laki-laki sambil tangis, Senin (22/11).(BP/IST)

Palembang, BP –Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel )  didatangi empat orang wanita, dan satu orang laki-laki sambil tangis, Senin (22/11).

Mereka datang dan berharap keadilan atas dugaan tindakan salah tangkap anggota keluarga mereka oleh anggota Unit Reskrim Polsek Ilir Timur (IT) 1.

“Kami meminta tolong, kami mohon keadilan, anak kami tidak bersalah. Tapi malah ditangkap hingga menjalani persidangan dan divonis dua tahun penjara,” kata  Hafidah (54), ibu dari Nopri Febrian (32).

Menurutnya Nopri Febrian merupakan satu dari tiga pelaku kasus penjambretan ditangkap personel gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang dan Unit Reskrim Polsek IT 1, pada 1 Juli 2021 lalu, tepatnya di kawasan Jalan Dwikora Kota Palembang.

Baca:  Empat Spesialis Jambret Diamankan, Satu Tewas Ditembak

Tidak hanya Nopri, polisi juga menangkap Fran Sinarta (25), warga Jalan Letnan Hadin Kelurahan 20 Ilir DIII Kecamatan Ilir Timur 1.

Dan Riki Pandawa Putra (20), warga Jalan Dwikora II Lorong Puding Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang.

Dikatakan Hafidah, pada saat ditangkap tim gabungan, anaknya sedang dalam kondisi sakit karena mengalami lakalantas usai pulang bekerja sebagai buruh bangunan.

‘’Terlihat dari rekaman CCTV yang viral di media sosial, itu bukan anak saya, tapi orang lain. Sudah kami tunjukkan ke polisi buktinya, tapi tak digubris,” katanya.

Baca:  Perampas HP Babak Belur Dihajar Massa

Sambil menahan air mata, Herlina (43), ibu pelaku Riki mengatakan, bahwa mereka sempat meminta bantuan kepada salah seorang pengacara untuk mengajukan praperadilan.

“Pada saat itu kami bayar pengacara itu dengan harga Rp 9 juta, namun di pengadilan bukti kami dianggap palsu. Setengah mati kami ngumpulkan uang untuk bayar pengacara. Setelah kalah di pengadilan, pengacara meninggalkan kami,” katanya.

Baca:  Dua Spesialis Jambret Motor Diringkus

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Hermanto, melalui Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan bahwa pihaknya akan menanyakan perihal kasus ini ke Bid Propam Polda Sumsel. “Kita akan minta bagaimana kronologis kasusnya seperti apa ya. Apalagi sudah divonis ini,” katanya. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...