Ultimate magazine theme for WordPress.

SMB IV Sebut Pentingnya Promosi Bagi Kemajuan Kesenian di Sumsel

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn saat memberikan penghargaan kepada salah satu seniman dan budayawan Sumsel pada Pagelaran Malam Anugerah Seni Batang Hari Sembilan di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang. Sabtu (20/11) malam.(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP—Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Dewan Kesenian Sumsel (DKSS) memberikan penghargaan kepada seniman dan budayawan Sumsel pada Pagelaran Malam Anugerah Seni Batang Hari Sembilan di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang. Sabtu (20/11) malam.

Turut hadir diantaranya Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn, Asisten I Pemprov Sumsel Dr. H. Rosidin Hasan M.Pd.I, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, SP. M.Sc, Sekretaris Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), Surono, S.Pd, Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Sumsel Merry Hamraeny, S.Pd, M.M, tokoh seniman dan budayawan Sumsel, Beby  Johan Saimima, para para seniman dan budayawan Sumsel.

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama R.M.Fauwaz Diradja,S.H.M.Kn mengapresiasi kegiatan tersebut terutama Pemerintah Provinsi Sumsel  dan para budayawan dan seniman di Sumsel.

“Dengan penghargaan ini akan memberikan motivasi kepada mereka dan juga akan menimbulkan dan membangkitkan seni dan kreativitas di Sumatera Selatan, saya yakin pemerintah tidak diam  dan selalu memperhatikan  dan melihat siapa  budayawan dan seniman yang ada di Sumsel ,” katanya.

Menurutnya tanpa peran serta pemerintah , seni ini lama –lama akan hilang karena tidak ada promosi dan tidak ada campur tangan pemerintah untuk  menghidupkan kembali seni yang ada di Sumsel.

Baca Juga:  SMB IV Tegaskan Gelaran Palembang Bukan Kasta

“Sebenarnya paling penting adalah promisi bagi pelaku seni , kalau seni kurang promosi dan kurang even maka pekerja seni akan berkurang semangatnya , karena promosi akan meningkatkan income buat mereka , orang akan tahu siapa mereka dan Insya Allah  menambahkan rezeki bagi insan seni  dan akan muncul insan seni lainnya sehingga mereka bisa hidup dan bisa membahagiakan orang lain, karena tujuan seni itu untuk membuat orang senang, bahagia dan supaya tetap lestari adat dan budaya kita,” katanya.

Asisten I Pemprov Sumsel Dr. H. Rosidin Hasan M.Pd.I  berharap dengan penghargaan ini para seniman dan budayawan Sumsel terus tumbuh melakukan inovasi dalam berkesenian dalam batanghari sembilan.

“Karena kesenian-kesenian kita harus kita jaga di Sumatera Selatan yang jumlahnya sangat banyak , nah ini satu bagian daripada  merawat kesenian dan kebudayaan  di Sumsel sehingga dengan anugrah dari pak Gubernur akan membangkitkan rasa seni mereka sehingga kedepan akan lebih berkarya lagi dan tidak mustahil kesenian ini akan go publik  ,” katanya.

Baca Juga:  Anna Kumari Hibahkan Selendang Songket dan Pelangi Usia Ratusan Tahun dan Foto Bersejarah Hari Jadi Kota Palembang

Anugrah ini diberikan juga menurutnya untuk menjaga kesenian Sumsel jangan sampai luntur  dengan budaya dari luar yang hampir setiap hari masuk.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, SP. M.Sc dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bersama DKSS memberikan penghargaan ini agar dapat memotivasi semangat para seniman maupun budayawan Sumsel agar terus berkarya.

“Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan kami Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap para seniman, sekaligus untuk memotivasi para seniman sumsel agar tetaplah berkarya,” ujarnya

Kemudian Aufa Menyampaikan terima kasih kepada para seniman yang selalu exist melestarikan seni dan budaya Sumsel.

“Kita ketahui bersama Sumsel ini beragam seni dan budaya, berkat seniman semuanya itu tidaklah punah” ungkapnya

“Siapa lagi yang akan melestarikan budaya kita, siapa lagi yang akan mengembangkan budaya kita, kalau bukan kita terutama para seniman, mari para seniman tetaplah berkarya, dan jangan lupakan kearifan lokal kita” harap Aufa.

Sementara, Sekretaris Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), Surono, S.Pd. mengatakan, bangga karena di Sumsel terbilang banyak senimannya.

“Kita sudah mulai itu tiga bulan yang lalu, antusias para seniman mengikuti kontestan ini luarbiasa, dari data yang masuk mencapai seratus lebih, namun yang masuk kategori atau standar untuk penilaian kita sekira 60 karya” ungkap Surono

Baca Juga:  Pekan Adat Sebagai Wahana Menjaga Kelestarian Budaya Sumsel 

Menurutnya kegiatan ini salah satu langkah untuk menjaga kesenian Sumsel, dan untuk membangkitkan semangat para seniman Sumsel untuk tetap berkarya.

“Kedepan ajang Anugerah Seni Batang Hari Sembilan ini agar dapat direspon oleh kabupaten kota di Sumsel, supaya dapat diakses cepat oleh masyarakat ataupun seniman, kalau selama inikan hanya melalui satu pintu yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, menurut kami itu masih dirasakan kurang”, pungkas Surono mengakhiri.

Adapun penerima penghargaan diantaranya, pada Kategori Karya Seni Rupa diterima M Idris. Kategori Karya Seni Tari diraih Geger Sentosa. Kategori Karya Seni Sastra jatuh kepada Guntur Alam. Kategori Karya Musik didapatkan Saiful M Ali. Pada kategori Karya Film diterima Krisnadi Rahmawan dan di Kategori Karya Teater diraih oleh Yos Ilyas.

Sementara, pada Kategori Non Karya diterima oleh Zainudin sebagai produktifitas dalam berkarya dan Ailuni Husni sebagai pengabdian terhadap seni di Sumsel.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...