Ultimate magazine theme for WordPress.

DPRD Sumsel Pesimis Pengerjaan Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Selesai Tahun Ini

(Anggota Komisi V DPRD Sumsel Rizal Kenedi SH MM)

Palembang, BP– Proyek Jalan Tol Simpang Indralaya-Prabumulih hingga kini masih terkendala pembebasan lahan

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel)  Daerah Pemilihan (Dapil) VI , Prabumulih, Muara Enim dan Pali, Rizal Kenedi menilai proses ganti rugi lahan yang menjadi kendala pembangunan jalan tol tersebut.

Diapun  pesimis kalau pengerjaan Jalan Tol Indralaya- Prabumulih selesai di kerjakan tahun ini.

“ Ada sebagian tanah yang diklaim beberapa orang bahwa itu hak mereka, kita pada prinsipnya  berharap  pembangunan ini tidak terhambat karena jalan tol ini di butuhkan oleh masyarakat untuk pengguna jalan dan akses  lebih cepat , aman dan nyaman kalau dalam tol itu ,” kata anggota Komisi V DPRD Sumsel ini.

Baca Juga:  Raperda Perubahan APBD Sumsel TA 2021 Disetujui

Tapi menurutnya pastinya sudah ada tim baik dari BPN, Kejaksanaan  yang akan dilihat  pembuktian lahan warga tersebut nantinya di pengadilan.

“ Kita berharap proses pembangunan ini tetap berjalan, memang  kalau kita lihat sekarang ini  jalur arah Prabumulih masih terhambat pengerjaannya salah satunya ada klaim tanah memang belum selesai atau ganti ruginya , artinya jalan yang akan dilalui jalan tol itu belum clear,” kata politisi PPP ini.

Namun dia berharap tahun depan jalan tol tersebut selesai pengerjaannya tidak ada lagi  permasalahan.

“ Warga yang mengklaim tanahnya tersebut tidak banyak tapi ada tapi cukup mengganggu,” katanya.

Sebelumnya Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Ogan Ilir saat ini sedang memproses administrasi ganti untung lahan yang terdampak proyek Jalan Tol Simpang Indralaya-Prabumulih.

Baca Juga:  5 Pansus DPRD Sumsel Terima  LKPJ Gubernur Tahun 2020

Menurut data BPN Ogan Ilir, total ada 1.281 bidang tanah yang sebagian besar sudah dibebaskan dan sedang digarap untuk proyek tol.

Kepala Kantor BPN Ogan Ilir, Manatar Pasaribu melalui Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Gerardus Ardi menjelaskan, dalam proses pembebasan lahan ini dibagi dua tahap.

“Tahap I sepanjang 10,5 kilometer itu terdapat 655 bidang tanah. Sementara tahap II sepanjang 38,8 kilometer ada 626 bidang tanah,” jelas Ardi  beberapa waktu lalu.

Panjang lahan di trase tol sepanjang 49,3 kilometer yang disebut Ardi ialah yang berada di wilayah Ogan Ilir.

Adapun dari total panjang 64,5 kilometer Jalan Tol Simpang Indralaya-Prabumulih, 15,2 kilometer diantaranya berada di wilayah Muaraenim dan Prabumulih.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Ingatkan Perusahaan Asing di Sumsel Agar Libatkan Tenaga Kerja Lokal

Ardi menerangkan, saat ini pembebasan lahan tahap I telah rampung 100 persen.

Sementara tahap II masih menyisakan 30 persen lagi.

Tahap II ini sebenarnya sudah clear dan tidak ada masalah sengketa. BPN hanya menunggu pencairan uang ganti untung dari Kementerian PUPR,” jelas Ardi.

Sehingga dari total 626 bidang di tahap II, ada 191 bidang tanah yang belum digarap untuk proyek tol.

“Kami sebelumnya telah mengajukan pencairan dana ke pusat (Kementerian PUPR) dan tinggal menunggu pencairan. Mudah-mudahan secepatnya,” katanya.#osk

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...