Ultimate magazine theme for WordPress.

Ustaz Farid Okbah Ditangkap Densus 88

ustaz Ahmad Farid Okbah. (doc faridokbahoficial)

Jakarta, BP—Tim Densus 88 Antiteror Polri dikabarkan menangkap seorang ustaz bernama Ahmad Farid Okbah pada Selasa (16/11) pagi. Kabar penangkapan itu beredar di media sosial.

Anggota Tim Pembela Muslim (TPM) Achmad Michdan membenarkan adanya penangkapan ini. “Betul, informasinya begitu,” ujar Achmad saat dihubungi, Selasa (16/11).

Sementara itu informasi yang dilansir dari Ar-Rahman.com. Bahwa Ismar Syafruddin SH. MA, pihak Tim Pembela Muslim (TPM), mengatakan jika rumah Ustadz Farid Okbah digerebek dan digeledah usai sholat Subuh.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme di Kalangan Generasi Muda, Jurnalis Deklarasikan Bentuk AJPT

“Beberapa buku beliau dibawa. Intinya saat ini beliau ditangkap, ditahan, namun kami belum mendapat informasi beliau ditahan dimana, diperiksa dimana,” ujar Ismar Syafruddin.

“Kami sangat menginginkan beliau kami dampingi, dan kami telah berkoordinasi dengan beberapa teman advokat lainnya, dan mereka siap untuk mendampingi beliau.”

Syafruddin menambahkan bahwa Ustadz Farid Okbah adalah orang baik, tidak pernah menyakiti atau meneror siapapun, bahkan membangun ummat, masyarakat, membangun pesantren, membangun jiwa-jiwa agar menjadi orang yang baik.

Baca Juga:  12 Teroris Disisir Dalam Sehari dari 4 Kabupaten Sumsel

“Sejak menjelang subuh beliau sebetulnya mau ada acara di Cirebon, tapi selesai subuh didatangi petugas yang mengaku dari Densus kemudian menggeledah rumah beliau dan membawa, itu informasi yang saya dapat,” tukasnya.

Disisi lain, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengaku belum mengetahui kabar tersebut.
Meski begitu, biasanya penangkapan terduga teroris berdasarkan pengembangan dari penyidik Densus 88.

Baca Juga:  FKPT Ajak Mahasiswa Cegah Radikalisme Lewat Kegiatan Positif

“Dugaan teroris itu tentunya dari hasil pemeriksaan dan pengembangan yang ditangkap,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/11).

Dedi berujar, pihaknya masih belum mendapatkan data dari tim Densus 88 Antiteror Polri.
Dia juga mengaku belum diketahui kronologis penangkapan tersebut.

“Nanti apabila sudah ada data lengkapnya akan kita sampaikan ke teman-teman. Tolong bersabar. Kita sedang lakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut,” tandasnya. #rid/net

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...