Ultimate magazine theme for WordPress.

“Investor, Buyer and Stakeholder Intimate” Phylot Exhibition 2021 Kenalkan Produk Teknologi Karya Phylot

Suasana Pembukaan ‘Investor, Buyer and Stakeholder Intimate’ Phylot Exhibition 2021 di Palembang, Senin (15/11). (BP/IST)

Palembang, BP—MDP Incubator Center menggelar kegiatan ‘Investor, Buyer and Stakeholder Intimate” Phylot Exhibition 2021, sebuah pameran teknologi karya Phylot, perusahaan startup di Sumatera Selatan (Sumsel) di Grand Ballroom Arista Hotel Palembang, Senin (15/11).

Menurut CEO Phylot Edi Suarno, ST, kegiatan ini sangat luar biasa dihadiri pemerintah, investor, dan juga stakeholder lainnya. Dengan begitu, Phylot bisa lebih dikenal di Sumsel.

“Kami mengharapkan dengan produk yang kami hadirkan ini bisa memberikan solusi baru bagi masyarakat untuk bertransaksi non tunai,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Phylot merupakan salah satu perusahaan start up yang menjadi pemenang dalam event Startup Inovasi Indonesia (SII) pada tahun 2020 untuk kategori startup.

SII merupakan event rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk membantu perkembangan perusahaan startup lokal di Indonesia.

“Adapun yang menjadi inkubator pemenang di Sumsel dalam event tersebut adalah MDP Incubator Center yang saat ini menjadi inkubator pendamping Phylot,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membuka jalan agar terjalin kerjasama dengan stakeholder, baik dari sisi pemerintah maupun sektor usaha.

Baca Juga:  Doktor Maryadi dari Unsri Temukan Inovatif Tehnologi Pembuatan Karet Gelang Untuk Petani Karet Muba

Selain itu, masyarakat juga diharapkan mulai mengetahui bahwa Phylot hadir sebagai solusi integrasi pembayaran non tunai diberbagai sektor.

“Kami juga ingin memperkenalkan phylot sebagai alternatif yang lebih simple dan ekonomis untuk integrasi ke perangkat parkir selain PC,” tuturnya.

Dengan mengusung ide platform pinter untuk integrasi pembayaran uang elektronik, phylot hadir dengan beragam produk dan solusinya, antara lain E-Parking, E-Money Integration, E-Identity Solution, Pedestrian Gate Integration System, Moda Transportasi, Mobile Ticketing, Digital Signage, dan Queue System.

“Saat ini Phylot telah bermitra dengan Bank Sumsel Babel yang menyediakan layanan untuk transaksi non tunai dimerchant-merchant yang telah menggunakan layanan dari Bank Sumsel Babel,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas MDP Dedy Hermanto, S.Kom., M.T.I., menambahkan pihaknya memiliki inkubator yang namanya MDP inkubator center.

“Kita menginkubasi, jadi kegiatan yang Phylot ikuti ini adalah BRIN. Dimana BRIN itu memberikan masukan dana kepada syaraf-syaraf di Indonesia salah satunya adalah Phylot yang lolos tahun ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Siska Marleni: SDM & Iptek Kunci Pencapaian Tujuan Bangsa

Lanjutnya, untuk MDP sendiri itu konsen ke teknologi. Jadi setiap teknologi dan perkembangan teknologi, MDP pasti membangun melalui MDP Inkubator Center dengan mengikutsertakan para alumni.

Dia mengaku pihaknya lebih berkonsentrasi ke pengembangan teknologi. Seperti e-payment dan sebagainya.

“Kita mengembangkan sendiri, jadi itukan teknologi yang dahulunya belum ada dan kita bantu kembangkan,”  katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel, Ahmad Rizwan mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel mendorong penerapan transaksi non tunai dalam segala bentuk kegiatan transaksi keuangan yang berlangsung ditengah kondisi pandemi. Hal ini dilakukan untuk menekan semaksimal mungkin potensi penularan Covid 19.

Rizwan mengatakan, kondisi pandemi menuntut masyarakat untuk melakukan penyesuaian dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk melakukan physical distancing (jaga jarak) untuk memutus rantai penyebaran virus.

Rizwan mengatakan, transaksi keuangan pada era new normal pun perlu beradaptasi dengan cara menerapkan transaksi non tunai sebagai upaya untuk mengurangi mobilitas dan intensitas tatap muka dalam kegiatan sehari-hari.

“Pada era new normal, kita tidak bisa menghindari kegiatan transaksi diluar rumah mulai dari berbelanja hingga tagihan bulanan. Maka perlu untuk tetap menerapkan jaga jarak, salah satunya dengan melakukan transaksi non tunai,”ujar Rizwan.

Baca Juga:  Proyeksi Satu Desa Satu Produk Hilirisasi Berbasis Lateks

Lebih lanjut Rizwan menuturkan,  penerapan transaksi non tunai di Sumatera Selatan sudah mulai dilakukan dalam berbagai macam transaksi keuangan.”Phylot adalah salah satu start up lokal yang menyediakan sistem pembayaran non tunai,” katanya.

Ketua Primkopau Lanud SMH Palembang, Kapten Adm Rinaldho Sembiring M.Tr.Han, menuturkan, pembayaran secara tunai yang selama ini dilakukan akan beralih menggunakan non tunai.

“Dalam waktu dekat kami akanmenerapkan sistem pembayaran non tunai. Nanti pembayaran dengan menggunakan kartu seperti di tol,” katanya.

Menurutnya,  penerapan transaksi non tunai memberikan banyak manfaat. Tidak hanya efektif dan efisien, sistem ini juga bisa memberikan nilai tambah dari sisi keamanan.

“Sistem keamanannya pun double security. Jadi tidak hanya dari tiketnya saja tapi mulai dari plat nomor kendaraan hingga drivernya harus sama antara yang masuk dan yang keluar,” katanya.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...