Ultimate magazine theme for WordPress.

CPI & Ruang Legal Soroti Fenomena Kekerasan Seksual

Palembang, BP—Maraknya fenomena kekerasan seksual yang akhir-akhir ini marak terjadi di lingkungan sekitar, baik yang terjadi di lingkup anak-anak, remaja baik di masyarakat, sekolah, bahkan perguruan tinggi membuat Cakrawala Perjuangan Indonesia bersama Ruang Legal merespon isu tersebut dengan mengadakan diskusi hukum.

Diskusi Hukum yang bertajuk “Fenomena Gunung Es : Kekerasan Seksual” dilaksanakan pada hari Minggu, (14 /11) bertempat di Panche Hub Coffee Art and Space Palembang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Henny Yulianti S.IP.,MM selaku Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan, Ipda Dr (Cand) Santy Wijaya S.H.,M.H selaku Plt. Kanit 3 Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan dan Muhammad Gustryan, S.H.,CHRM selaku Advokat.

Baca Juga:  Kampanye Prokes Melalui Sirah dan Literasi

Diskusi berlangsung lancar dan interaktif dipandu oleh Muhammad Rizky Apansyah, S.H selaku moderator, diawali dengan pemantik diskusi oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan, Henny Yulianti S.IP.,MM. “Kita dari DP3A berfokus pada pencegahan dan pendampingan terhadap korban dari kekerasan seksual agar dapat menurunkan kasus kekerasan seksual sesuai dengan arahan prioritas Presiden Republik Indonesia. Berbicara terkait kekerasan seksual terhadap anak, mereka yang menjadi korban kekerasan seksual ingin bicara apabila telah memiliki teman serupa yang bercerita. Untuk mempermudah menjangkau masyarakat, DP3A memiliki UPT PPA di masing-masing daerah.”

Plt. Kanit 3 Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan, Ipda Dr (Cand) Santy Wijaya, S.H.,M.H berfokus pada pembahasan terkait proses penegakan hukum atas kasus kekerasan seksual yang terjadi. “Pihak kepolisian turut berfokus pada proses hukum atas kasus kekerasan seksual yang terjadi, termasuk kasus di salah satu Pesantren, dan proses terhadap kasus tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. dan di dalam kasus kekerasan seksual bahwa keterangan dari anak-anak tidak dapat dijadikan suatu pedoman, maka dari itu assesment menjadi rekomendasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.”

Baca Juga:  CPI Dukung Pelaksanaan Shalat Ied Asal Tetap Patuhi Prokes

Muhammad Gustryan, S.H.,CHRM selaku Advokat fokus berbicara tentang praktik penegakan peradilan di lapangan. “Secara normatif, bahwa hukum di Indonesia telah mengatur dan berperan aktif, namun praktik di lapangan bahwa relatif menurut perspektif masing masing. puas atau tidaknya peradilan tergantung pada pihak.”

Ketua Umum Cakrawala Perjuangan Indonesia, Kgs. Ilham Akbar, S.H mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan gagasan bersama Ruang Legal. “Kami berdiskusi bersama, berangkat dari keresahan atas itu yang terjadi maka kami sepakat untuk menggelar diskusi tersebut” Kata Ilham

Baca Juga:  CPI Berikan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Lawang Kidul Darat

Sementara itu, Founder Ruang Legal, Verel Amartya, S.H mengucapkan terimakasih kepada CPI atas kerjasama membangun diskusi ini. “Kami berterimakasih kepada CPI atas kerjasama yang solid dalam kegiatan perdana ini, harapannya tetap berlanjut dan nantinya kita akan membuka layanan konsultasi hukum agar dapat membantu khususnya korban kekerasan seksual yang terjadi dan akan kita berikan pendampingan.#osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...