Ultimate magazine theme for WordPress.

Apa Cita-Citamu?

Oleh: R.A. Nurlina Yuliastini, S.Psi

No. UKG : 201698250369/Satuan Unit Kerja: SMA PGRI 2 Palembang

SEJAK kecil, semua orang memiliki cita-cita untuk menjadi apa yang diinginkannya. Memiliki cita-cita dalam hidup merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi anak, karena dengan memiliki cita-cita akan mengetahui gambaran masa depan yang akan dijalani. Dengan memiliki cita-cita juga dapat melatih diri atau membuat diri seseorang menggali potensi yang berbeda di dalam dirinya dengan maksimal serta seseorang akan berjuang demi menggapai cita-cita yang dimilikinya. Seperti halnya ada seseorang yang ingin menjadi kaya raya memiliki banyak harta, ingin menjadi terkenal, mempunyai prestasi yang cemerlang, berkeliling dunia dan memiliki segudang cita-cita.

Siapa saja, oleh siapa saja dan semua orang yang pernah menempuh pendidikan atau tidakpasti pernah ditanya, “Apa cita-citamu?”, oleh orangtua, saudara, guru, teman dan lainnya, mengenal pertanyaan tersebut sejak kecil.

Seiring bertambah besarnya anak, akan semakin banyak pertanyaan yang muncul. Saat kecil mulai dari sudah bisa berbicara, saat mulai sekolah di PAUD, taman kanak-kanan, sekolah dasar, pendidikan menengah dan sampai pendidikan tinggipasti pernah ditanya. Seiring berjalannya waktu, pertanyaan yang kita sering dengar tersebut Kembali ditanyakan pada masa remaja, lalu di masa dewasa dan saat tua.  Tidak menutup kemungkinan bagi seseorang yang tidak pernah ditanya pun juga pastilah pernah memikirkan cita-citanya. Semakin bertambah usia, maka cita-cita yang kita miliki tentunya akan mengalami perkembangan. Ada cita-cita yang sudah tercapai dan yang belum tercapai serta ada cita-cita yang tidak dapat dicapai, ada juga cita-cita yang masih di perjuangkan.

Cita-cita merupakan sebuah impian, tujuan atau ambisi seseorang yang akan diwujudkan. Ada banyak definisi cita-cita,tetapi inti dari cita-cita adalah “sesuatu atau hal” yang ingin diwujudkan seseorang. Dari pertanyaan masa lalu, kita mendeklarasikan dalam diri dan membangun pikiran tentang masa depan. Hal tersebut memotivasi diri untuk merawat diri agar tetap sehat sampai saat ini sehingga harapan di masa depan apapun syarat meraih cita-cita yang diinginkan dapat dicapai.

Namun, tidak semua orang memiliki cita-cita, ada yang bilang bahwa hidup itu akan terasa bermakna dan berarti kalau kita punya cita-cita. Tetapi dalam menetapkan cita-cita, kita tidak harus menetapkan cita-cita setinggi langit, tidak perlu bermimpi dengan cita-cita setinggi langit. Yang terpenting cita-cita yang dimiliki adalah hal yang paling diinginkan. Tidak harus tinggi, cita-cita yang sederhana pun bisa menjadi cita-cita seseorang. Ketika seseorang memiliki cita-cita yang terlalu tinggi maka seseorang tersebut akan merasa takut gagal, sehingga cenderung tidak ingin memikirkan cita-cita. Orang yang tidak memiliki cita-cita bukanlah orang yang tidak pernah memikirkan cita-citanya, namun mereka takut jika mereka gagal dan belum menemukan bakat atau potensi yang dimilikinya kebanyakan orang akan berputus asa.

Baca Juga:  Mengakhiri Keterbelakangan di Abad Kepalsuan

Pada dasarnya, setiap anak butuh kesempatan untuk dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya, apapun bentuk kemampuannya. Kadang-kadang kemampuan tersebut mudah diukur dan dilihat, tetapi kadang sulit diukur. Kesempatan merupakan kata kunci bagi anak berbakat maupun orangtuanya. Semua anak memang sudah seharusnya mendapat kesempatan sebanyak yang mereka perlukan dan inginkan.

Langkah awal yang dapat dilakukan agar memunculkan cita-cita pada anak, yaitu dengan mengenali bakat,  dan potensi diri serta memperkenalkan berbagai macam profesi. Mengetahui bakat dan potensi diri seseorang merupakan hal yang sangat penting.Dengan begitu bisa merencanakan pendidikan sesuai dengan bakat dan potensi diri agar dapat menjalani kehidupan dengan baik untuk mencapai cita-cita, dan sebaliknya jika kita menjalaninya dengan keterpaksaan maka hasilnya akan kurang maksimal.

Bakat adalah suatu kemampuan atau keahlian yang dimiliki oleh seseorang.Keahlian tersebut sudah ada sejak lahir ataupun berasal dari keturunan yang dapat digunakan untuk melakukan hal-hal dengan lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan orang biasa. Dalam hal ini, ada banyak cara agar kita mengetahui bakat yang dimiliki sehingga bisa menemukancita-cita apa yang sebaiknya kita pilih sesuai dengan bakat tersebut. Adapun cara untuk mengetahui bakat diri sendiri yang sebaiknya kita coba lakukan, yaitu sebagai berikut :

  1. Mencoba banyak hal yang baru; hal yang paling utama dalam mengenali bakat diri sendiri yaitu dengan cara selalu mencoba banyak hal yang baru. Jangan pernah takut untuk mencoba. Mungkin saat ini faktor usia dan banyaknya pekerjaan yang menyita waktu menjadi penghambat, namun sebaiknya tetap meluangkan waktu untuk dapat melakukan hal yang kita sukai. Belajar tentang hal-hal baru yang dapat dilakukan siapa saja dan disemua usia. Untuk itu, apabila saat ini belum mengetahui bakat apa yang dimiliki yang mungkin masih terpendam mencoba hal baru dan menemukan bakat mana yang paling disukai.
  2. Tanyakan pada orang yang terdekat; tanyakan kepada orang lain atau orang terdekat, menurut mereka apakah anda sudah maksimal dalam mengerjakan sesuatu hal, sudah sesuaikah ataupun sudah bagus nilainya atau belum. Sehingga anda tidak menghabiskan waktu dengan sia-sia. Mungkin mereka akan memberi tahu hal apa yang belum kita ketahui, bisa jadi hal tersebut yang selama ini belum terpikirkan oleh kita. Dan Ketika orang yang paling dekat dengan kita melihat sisi positif, tentunya akan membuat kita menjadi percaya diri untuk mengetahui bakat diri sendiri dan sangat ingin menggapainya sehingga dapat menentukan cita-cita yang sesuai.
  3. Keluar dari zona nyaman; disadari kadang seseorang akan merasa nyaman dan aman, dan tidak ingn mengubah hal. Tidak peduli seberapa bosan mereka dengan kehidupan mereka. Melakukan hal yang baru sama hal nyakeluar dari zona nyaman dengan mencari pengalaman baru. Dengan keluar dari zona nyaman kita bisa melihat kemampuan orang lain yang akan membuat kita terinspirasi atau merasa kagum pada keahlian orang tersebut. Tanpa kita sadari bahwa kita pun mungkin memiliki kemampuan tersebut. Tentunya ada konsekuensi dalam melakukan segala hal yang harus kita ambil dan risiko yang mungkin terjad pada diri kita. Untuk itu, kita juga butuh keberanian yang kuat dalam melawan rasa takut akan kegagalan serta keraguan akan kemampuan yang dimiliki.
  4. Memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri; percaya diri merupakan hal yang penting, karena mereka yang memiliki kepercayaan diriakan lebih mudah menemukan hal yang dikuasai dan tidak dikuasai. Dengan menemukan bakat yang dimiliki diri sendiri, maka kita akan mengetahui kelemahan dan kelebihannya.
  5. Ikut tes bakat; dengan mengikuti tes bakat, seseorang akan lebih mudah dan cepat menentukan bakatserta mempermudah kita memperjelas bakat utama yang ada tanpa perlu susah mencarinya. Sejak kecil, khususnya pada saat menempuh pendidikan PAUD, kita biasanya sudah mengikuti tes minat bakat dan IQ untuk membantu mengarahkan bakat serta minat yang dimiliki.
  6. Jangan pernah menyerah; pantang menyerah adalah hal terakhir yang dapat kita lakukan, sehingga tidak menutup kemungkinan bakat yang dimiliki dapat ditemukan dalam waktu bertahun-tahun. Bahkan tidak jarang bakat tersebut ditemukan pada saat sudah berkeluarga dan juga menjadi orang yang lebih berpengalaman.
Baca Juga:  Haramnya Cryptocurrency dan Pinjol

Ada 2 macam bakat, antara lain :

  1. Bakat umum merupakan kemampuan atau potensi dasar yang dimiliki oleh setiap individu. Contoh bakat umum manusia diantaranya adalah : mampu berbicara, mampu berpikir, mampu berjalan atau bergerak, mampu menulis, membaca dan lain-lain.
  2. Bakat khusus, merupakan potensi khusus yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Contoh bakat khusus tersebut yaitu :
  3. Bakat verbal adalah kemampuan khusus yang dimiliki seseorang yang ditunjukkan dengan konsep atau dalam bentuk kata-kata.
  4. Bakat skolastik adalah kemampuan khusus yang dimiliki seseorang dalam hal yang berhubungan dengan angka atau kata, yang mencakup kemampuan berpikir, penalaran, menciptakan hipotesis, penalaran, pandangan hidup yang bersifat rasional. Contoh pekerjaan yang cocok yaitu : seorang ilmuwan, akuntan, programmer, atau sejenisnya.
  5. Bakat abstrak yaitu kemampuan khusus yang dimiliki seseorang dalam hal membuat pola, rancangan, bentuk atau posisinya dan ukuran.
  6. Bakat mekanik adalah kemampuan khusus yang dimiliki seseorang dalam bentuk prinsip umum IPA, tata kerja, alat-alat dan lainnya.
  7. Bakat relasi ruang adalah kemampuan khusus yang dimiliki seseorang dalam hal mengamati dan menceritakan pola dua dimensi maupun berpikir tiga dimensi. Bakat ini biasanya dimiliki oleh pilot, fotografer, arsitek, artis dan profesi lainnya.
  8. Bakat ketelitianadalah kemampuan khusus seseorang baik dalam hal menulis, membuat sesuatu dan dibidang laboratorium.
  9. Bakat Bahasa, yaitukemampuan khusus seseorang dalam penalaran analisis Bahasa. Bakat ini sangat diburuhkan pada bidang penyiaran, hukum, editing, jurnalistik atau profesi lainnya yang sejenis.#
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...