Ultimate magazine theme for WordPress.

Prediksi Pengganti Jenderal Andika Perkasa Sebagai KASAD

Jakarta, BP—Setelah Jenderal TNI Andika Perkasa mendapat persetujuan untuk mengisi posisi Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggantikan posisi Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, posisi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) akan segera ditinggalnya.

Lalu, siapa yang akan menggantikan posisi Andika sebagai orang nomor satu di jajaran TNI Angkatan Darat? Salah satu syarat seorang Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat menyegel posisi Kasad adalah harus berpangkat bintang tiga, atau Letnan Jenderal (Letjen) TNI.

Sementara itu Jenderal Andika Perkasa menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menentukan nama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) berikutnya setelah dirinya nanti dilantik sebagai Panglima TNI.
“Presiden yang menentukan,” kata Andika saat ditanya soal calon Kasad pengganti dirinya, Sabtu (6/11/21).

“Saya akan mendukung siapa pun,” kata Andika.

Baca Juga:  Forkopimda Sumsel Ikuti Upacara HUT TNI Ke-75

Saat ini, setidaknya ada 17 orang jenderal bintang tiga yang aktif di TNI Angkatan Darat dan bertugas di mabes TNI ataupun TNI AD.

Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studios (ISESS), Khairul Fahmi menimbang kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenderal bintang tiga mumpuni.

Berdasarkan catatan, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad),  Letjen TNI Dudung Abdurachman memiliki nilai lebih. Apalagi sosoknya yang dikenal dekat dengan Istana.

“Di atas kertas, nama Pangkostrad Dudung Abdurachman memang diunggulkan dinilai sebagai jago Istana,” kata Khairul kepada media.

Meski begitu, tak menutup peluang Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum), Letjen TNI Eko Margiono. Ia juga memiliki kapabilitas dan kelayakan. Ditambah lagi jenjang karier di militer masih panjang.

Baca Juga:  Calon Kuat Pangkostrad Pengganti Dudung Abdurachman, Nomor 2 Menantu Luhut

“Tapi saya kira Kasum TNI Eko Margiyono bukan tidak mungkin karena masa aktifnya lebih panjang dan dari segi kapabilitas saya kira juga sangat layak,” katanya.

Tambah Khairul, Sosok Kasad baru ini akan berpeluang besar untuk menjadi Panglima TNI setelah Jenderal Andika.

“Selain itu, pergantian Kasad ini juga harus mempertimbangkan proyeksi regenerasi kepemimpinan TNI. Karena siapa pun yang menjabat nanti, mestinya akan berpeluang juga menjadi Panglima TNI setelah Andika,” terangnya.

Selain itu, pengamat dan juga Direktur Indonesia Intelligence Institute Ridlwan Habib mengatakan jika sosok yang menggantikan Andika Perkasa sebagai KSAD adalah jenderal bintang tiga angkatan 1986 hingga 1987.

“Angkatan atau seusia dengan Pak Andika, artinya yang tahun depan juga akan pensiun sehingga tahun depan, tahun 2022, kita juga mempunyai Kepala Staf Angkatan Darat yang masa jabatannya panjang melampaui Pilpres,” kata Ridlwan kepada media, Rabu (3/11/21).

Baca Juga:   Dirgahayu TNI AU Ke 73, TNI AU  Tetap Militan, Profesional Serta Inovatif

Bahkan, Ridlwan Habib menyebutkan dua sosok di kedua angkatan tersebut, yakni Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen TNI Muhammad Herindra.

Alasan Ridlwan Habib menyarankan dua nama tersebut, yakni karena mereka dinilai masih memiliki masa jabatan yang panjang.

“Diharapkan nanti tahun depan tahun 2022 kita juga mempunyai kepala staf angkatan darat yang masa jabatannya panjang. Jadi kemungkinannya ya antara angkatan 1986, Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 86 atau 87.” pungkas Ridlwan. #rid

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...