Ultimate magazine theme for WordPress.

Pengedar Sabu Berbekal Airsoft Gun Ditangkap di Lobi Hotel


Seorang pengedar sabu-sabu,  Indra Bayu alias Bayu (40), warga Jalan Srijaya, Kelurahan Srijaya, Kecamatan AAL, Palembang. terjaring razia saat menunggu pelanggannya di lobi Hotel Filia, Km 9, Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL), Palembang, Selasa (9/11) sekitar pukul 01.00.(BP/IST)

Palembang, BP- Seorang pengedar sabu-sabu,  Indra Bayu alias Bayu (40), warga Jalan Srijaya, Kelurahan Srijaya, Kecamatan AAL, Palembang. terjaring razia saat menunggu pelanggannya di lobi Hotel Filia, Km 9, Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL), Palembang, Selasa (9/11) sekitar pukul 01.00.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan airsoft gun dan sembilan paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 8,28 gram.

Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu, melalui Kabag Bin Ops Ditres Narkoba Kompol Dwi Utomo mengatakan, pelaku ditangkap pada saat razia yang dilakukan Subdit Gasum Dit Samapta Polda Sumsel.

Baca Juga:  Miliki 40 Bungkus Shabu, Petani Setengah Baya Ditangkap

“Selain mengamankan pelaku, anggota kita juga menyita barang bukti yang kemudian diserahkan ke piket Ditres Narkoba Polda Sumsel untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya, Selasa (9/11).

Selain mengamankan pelaku, anggotanya turut mengamankan barang bukti sembilan paket sabu, timbangan digital, tiga unit handphone, dan airsoft gun.

“Sementara dari keterangan pelaku arsoft gun  tersebut milik keponakannya, dia mengaku hanya untuk menjaga diri dan untuk menakuti orang lain, kemudian untuk asal sabu-sabu tersebut nanti akan kita lakukan pendalaman lagi,” katanya.

Baca Juga:  Libur, Kantor Disdikpora Jadi Tempat Pesta Narkoba

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114, Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman 20 tahun, seumur hidup atau pidana hukuman mati. “Hasil tes urine pelaku juga dinyatakan positif narkoba,” katanya.

Sementara, pelaku Bayu mengatakan sabu-sabu tersebut diperolehnya dari seseorang di Betung, Kabupaten Banyuasin. “Di Lobi hotel itu saya menunggu pelanggan, asal dari luar Palembang. Sebelumnya sudah janjian, tapi belum bertemu, barang itu saya ambil di Betung sendiri menggunakan sepeda motor sebanyak setengah kantong,” katanya.

Baca Juga:  Ayah dan Anak Kompak Bisnis Shabu

Tersangka Bayu mengaku, sebelum terjaring razia dirinya memang sengaja datang dan menunggu di lobi hotel. “Saya sudah empat kali mengambil dan jual barang itu, rencananya sabu-sabu itu memang mau saya jual,” katanya.

Ia mengaku, pada saat di TKP ia sedang menunggu seseorang. “Orang yang mau beli belum datang, saya jual per paket mulai Rp 100 ribu hingga Rp150 ribu,” katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...