Ultimate magazine theme for WordPress.

Jenderal Andika Perkasa Disetujui DPR RI Jadi Panglima TNI, Ini Profilnya

Jenderal Andika Perkasa bersama Komisi I DPR RI, (6/11). (Doc DPR RI)

Jakarta, BP – DPR RI menyetujui pengangkatan Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/11).

“Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon panglima TNI kepada Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI,” ujar Meutya.
Andika Perkasa disetujui sebagai Panglima TNI setelah dirinya memaparkan visi dan misi calon panglima TNI dan pandangan fraksi-fraksi di komisi I.

Kemudian Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga diberhentikan dengan hormat sebagai Panglima TNI serta memberikan apresiasi terhadap dedikasi dia selama ini.
Meutya mengatakan hasil persetujuan Komisi I itu akan dibawa ke rapat paripurna.

Baca Juga:  Keluarga Besar TNI-Polri Terima Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi Dan KDRT

Berikut profil singkat Jenderal Andika Perkasa. Lahir di Bandung, 21 Desember 1964 dan merupakan lulusan Akademi Militer 1987. Ia mengawali karier sebagai perwira pertama infanteri Kopassus Grup 2/Para Komando dan Satuan-81/Penanggulangan Teror (Gultor) selama 12 tahun.
Setelah itu, Andika melanjutkan kariernya ke jajaran perwira menengah dengan menjadi Sespri Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta di Jakarta. Lalu, Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan berkedudukan di Kota Sibolga, Provinsi Sumatra Utara.
Karier menantu mantan Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) AM Hendropriyono ini terus meningkat hingga menjadi perwira tinggi bintang satu dengan mendapatkan kepercayaan sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) pada November 2013. Posisi ini diduduki oleh perwira berpangkat brigadir jenderal.

Baca Juga:  Puncak TNI AD Kartika Yudha 2019 di Saksikan Panglima TNI dan Kasad

Selanjutnya, pada Oktober 2014, Andika diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan pangkat mayor jenderal. Tak lama menjabat sebagai Danpaspampres, ia ditunjuk sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura pada 30 Mei 2016, sebelum kemudian ditarik ke Jakarta memegang Komandan Kodiklat TNI-AD pada 15 Januari 2018.
Enam bulan kemudian, suami Diah Erwiany itu ditunjuk menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis AD (Pangkostrad) yang merupakan sebuah posisi bergengsi di lingkungan TNI AD. Pria yang memiliki tubuh berotot dan atletis ini kemudian dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)  pada November 2018.

Baca Juga:  Usai  Gotong Royong  Satgas TMMD Ke 104 Dan Warga Bercanda Sambil  Menikmati Buah Kelapa

Selain memiliki karier militer yang cemerlang, Andika juga dikenal cakap di bidang akademik. Dia sempat melanjutkan studi di Universitas Harvard untuk jenjang magister. Lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada 2000 ini menyabet gelar doktoralnya di Universitas George Washington.
Andika juga diketahui pernah mendapatkan beberapa penghargaan. Diantaranya adalah Bintang Kartika Eka Paksi Nararya dan Bintang Yudha Dharma Pratama. #rid

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...