Ultimate magazine theme for WordPress.

Komisi I DPRD Sumsel Sorot Kinerja Inspektorat Sumsel

BP/DUDY OSKANDAR
Sekretaris Fraksi PAN DPRD Sumsel Juanda Hanafiah

Palembang, BP- Kinerja inspektorat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapatkan sorotan tajam  dari pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Sumsel , lantaran kinerjanya kian mundur dan hanya memiliki 33 orang auditor.

“ Inspektorat kita itu , kita tanya mereka tadi , paling mundur  se Indonesia, auditornya saja dari kebutuhan 90 orang cuma 33 yang ada , jadi cuma sepertiga auditornya, jadi bagaimana mereka mau turun mengawasi pengawasan dinas dan instansi kalau auditornya cuma 30 persen,” kata Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Juanda Hanafiah, Kamis (4/11).

Baca Juga:  Distribusi Vaksin Covid-19 Guru di Sumsel Capai 12,83 Persen, Jika Data Tak Berubah DPRD Sumsel Minta TPM Ditunda

Karena itu menurut politisi PAN ini , Komisi I DPRD Sumsel mendorong  supaya minimal  kebutuhan auditor  segera harus diisi.

“ Mau kita 60 persen kalau belum bisa, kalau 30 persen  nah begitulah,” katanya.

Hal senada dikemukakan Ketua Komisi I DPRD Sumsel Antoni Yuzar melihat kalau inspektorat Sumsel kini banyak tertinggi.

“ Anggaran mereka juga jauh,” katanya.#osk

Baca Juga:  Level PPKM di Palembang Tak Kunjung  Turun, Syaiful Padli : “Tidak Bisa Jalan Sendiri-Sendiri  Hadapi Pandemi”

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...