Ultimate magazine theme for WordPress.

Otak Dari 22 Pelaku Pencurian Buah Sawit Milik Lonsum Ditangkap Polda Sumsel

Tersangka Burhanudin saat diamankan tim opsnal yang dipimpin Kompol Junaidi, SH dan Panit AKP Sofyan Afandi, Senin (1/11) dini hari sekitar pukul 01.00.(BP/IST)

Palembang, BP–Pasca  penangkapan tangan 22 tersangka pencurian buah sawit di kebun milik PT Lonsum Mangsang Bayung Lencir, Musi Banyuasin (Muba)  belum lama ini.

Tim opsnal Unit 5 Subdit 3 Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap  tersangka Burhanudin (57), sebagai otak atau koordinator pemberi perintah dan pemberi gaji terhadap ke 22 pelaku pencurian buah sawit.

Burhanudin diamankan tim opsnal yang dipimpin Kompol Junaidi, SH dan Panit AKP Sofyan Afandi, Senin (1/11) dini hari sekitar pukul 01.00.

“Tersangka kita amankan di kawasan Sekip Palembang setelah sebelumnya kita awasi mulai dari Betung Banyuasin. Tersangka kini sudah diamankan di Polda Sumsel,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan, Rabu (3/11).

Kompol Panjaitan menjelaskan, bahwa tersangka merupakan oknum salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

“Jadi setiap kali melakukan kegiatan memanen buah sawit tersangka Burhanudin ini menerima uang sebesar Rp500 ribu, saat kita lakukan introgasi tersangka ini mengaku sudah tiga kali beraksi, namun saat beraksi yang keempat kalinya tersangka kita tangkap,” katanya.

Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Terungkapnya kasus tersebut berawal saat SPKT Polda Sumsel menerima laporan dari PT Lonsum Mangsang yang mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp1 miliar.

“Pada saat itu 22 tersangka tertangkap tangan sedang melakukan aksi pencurian buah sawit. Mereka ini punya tugas dan peran masing-masing mulai dari pengangkut, pemetik hingga yang mengamankan lokasi,” kata Kompol CS Panjaitan.

Tidak hanya mengamankan para tersangka namun pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya mobil dump truk, dua unit angkong, tujuh sepeda motor, satu buah keranjang timbangan, dan enam buah jorok. Selain itu, diamankan pula satu unit timbangan, satu buah sajam jenis kapak, tiga buah sajam jenis parang, satu buah enggrek dan 500 kilogram tandan buah sawit.

Diketahui para tersangka sudah melakukan aksi pencurian buah sawit sejak tanggal 15 Agustus 2021 lalu. “Dari pengakunnya bahwa para tersangka sudah mengetahui kondisi kebun dan mempersiapkan alat sebelum melakukan aksinya, hingga kini kasus ini masih dalam pengembangan,”  katanya.

Tersangka Burhanudin membantah keterlibatannya.

“Saya tidak pernah mengkoordinir praktik pencurian buah sawit tersebut, saya bilang kalau memanen buah sawit tangggungjawab sendiri, saya tidak mau bertanggungjawab,” kilah Burhanudin.

Dikatakan Burhanudin, pada saat itu ia sempat mengurus gugatan perdata terkait kepemilikan lahan yang kini sudah ditanami sawit oleh PT Lonsum sejak tahun 2006. “Awalnya saya mendengar kabar bahwa masyarakat memanen sendiri buah sawit,” katanya. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...