Ultimate magazine theme for WordPress.

Pelanggar Lalu Lintas Divaksin Covid-19


Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang kembali menggelar giat razia yang bertujuan lebih kepada suntik vaksin, Senin (1/11) sore.(BP/IST)

Palembang, BP- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang kembali menggelar giat razia yang bertujuan lebih kepada suntik vaksin, Senin (1/11) sore.

 

Pengendara sepeda yang melintas persis di depan Mapolrestabes Palembang di Jalan Gub H Bastari Jakabaring Palembang, dari arah Jembatan Ampera menuju ke Jakabaring langsung di hadang atau di tutup, kemudian ratusan kendaraan dialihkan masuk kedalam kantor Mapolrestabes Palembang.

Baca Juga:  Lagi, Sumsel Terima 29.840 Vaksin Sinovac 

Didalam Polrestabes Palembang pengendara langsung diperiksa kelengkapan surat kendaraan oleh petugas Lantas, apabila kedapatan tidak dilengkapi surat menyurat maka akan dikenakan sangsi, ada dua sangsi baik di tilang atau mau di suntik vaksin apabila belum pernah menerima suntik vaksin.

Banyak juga pengendara yang belum di suntik vaksin. Dan mereka dengan suka rela akhirnya mau  di suntik vaksin oleh petugas Urkes Polrestabes Palembang yang sudah menunggu di depan aula Mapolrestabes Palembang.

Baca Juga:  Waka Polda Sumsel Bersama Danrem 044/Gapo Tinjau Lokasi  Pelaksanaan 1 Juta Vaksin

Untuk masyarakat yang telah di suntik vaksin tidak langsung pulang atau pergi, akan tetapi langsung diberi 10 kilo beras, yang diserahkan oleh Wakapolrestabes Palembang, AKBP Andes Purwanti, Kasat Narkoba, Kompol Mario Ivanry, dan dr Launa R Munazat.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol Endro Aribowo didampingi Kepala Urkes Polrestabes Palembang, dr Launa R Munazat ketika dikonfirmasi membenarkan adanya giat razia yang lebih kepada membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat khususnya di Kota Palembang.

Baca Juga:  Vaksin Moderna Tiba di Indonesia, Prioritas untuk Tenaga Kesehatan

“Giat kali ini razia kendaraan, akan tetapi masyarakat bisa memilih atas pelanggarannya apakah di tilang atau menerima suntikan vaksin,”  katanya.#osk

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...