Ultimate magazine theme for WordPress.

Insentif Guru Honor Kembali Dianggarkan, DPRD Sumsel Minta Guru Honor Swasta Juga Digandeng

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022, sudah mulai dibahas. Dalam anggaran tersebut juga terdapat alokasi anggaran untuk guru honorer baik SMA maupun SMK sederajat di Sumsel.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Fadli mengatakan, sejak awal draf anggaran masuk ke dewan, yang pertama.kalo dia tanyakan adalah alokasi anggaran untuk guru honorer di Sumsel.

“Alhamdulillah anggaran untuk guru honor masuk dalam APBD tahun 2022, akan tetapi besarannya belum diketahui,” kata politisi PKS, Kamis (28/10).

Baca Juga:  Ketidakhadiran Walikota Palembang di Rapat Pulau Kemaro, Jadi Catatan DPRD Sumsel

Menurut Syaiful, untuk jumlahnya diharapkan lebih besar dari tahun sebelumnya. “Untuk besarannya kita harap ada peningkatan, tetapi kita lihat dulu kas daerah,” katanya.

Agar tidak repot untuk terus dipantau apakah anggarannya masuk atau tidak, politisi PKS ini berharap kedepan anggaran untuk guru honor ini bisa dianggarkan secara rutin, tanpa harus ada usulan setiap tahunnya.”Sekarang kita sedang mencari pergubnya. Untuk drafnya sudah ada,” ujarnya.

Baca Juga:  HUT Provinsi Sumsel Ke-75 Harus Jadi Momentum Untuk Evaluasi

Syaiful juga berharap, honor ini tidak hanya diberikan kepada tenaga honor di sekolah negeri saja. Tetapi kedepan tenaga honor yang ada disekolah sekolah swasta juga dirangkul, terutama untuk sekolah yang anggarannya minim, dan membutuhkan bantuan. Karena pada dasarnya mereka juga punya niat yang sama, yakni mencerdaskan anak bangsa.

Disinggung soal anggaran yang mengalami pengurangan, Syaiful meminta agar anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan tidak dipangkas. “Kalaupun anti anggaran devisit, kami minta anggaran untuk kesehatan dan pendidikan tetap dianggarkan, Kalau ada yang dikurangi maka sebaiknya yang dikurang adalah bagian yang lain,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Nilai Kebijakan Ganjil Genap Tidak Populis

Disinggung soal besaran honor yang diberikan, Syaiful mengatakan, anggaran yang akan diberikan masih sama dengan tahun sebelnya yakni Rp 300 ribu perbulan untuk tenaga ADM, Rp 400 ribu untuk guru dan Rp 500 ribu untuk operator sekolah. #osk

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...