Ultimate magazine theme for WordPress.

998 Sumur Minyak Ilegal di Sumsel di Tutup Polisi


Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH usai kegiatan diskusi bersama wartawan Polda Sumsel dan wartawan Pokja Polrestabes Palembang di Bukit Golf Resto and cafe di Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Rabu (27/10).(BP/IST)

Palembang, BP- Menyikapi kegiatan ilegal drilling di Musi Banyuasin (Muba) yang menimbulkan dampak luar biasa terhadap aspek lingkungan seperti sulitnya dipadamkan api, kekeringan, flora dan fauna dilokasi banyak yang mati.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH mengatakan, pihaknya telah empat kali melakukan rapat Forum Group Diskusi (FGD) dengan stakeholder dan pimpinan kepala daerah dalam rangka penertiban sumur minyak ilegal yang ada di Kabupaten Muba.

Baca Juga:  Bandar Narkoba di Pali Tewas di Tembak , Usai  Tusuk Polisi  

“Kita sudah melakukan berbagai upaya termasuk sosialisasi,” ujarnya usai kegiatan diskusi bersama wartawan Polda Sumsel dan wartawan Pokja Polrestabes Palembang di Bukit Golf Resto and cafe di Jalan AKBP Cek Agus, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Rabu (27/10).

Jendral Bintang dua tersebut menjelaskan, bahwa sejauh ini sudah ada 998 sumur minyak ilegal yang ditutup oleh polisi. Dalam operasi itu, ia tak menyangkal banyak mendapatkan penolakan dari pelaku ilegal itu sendiri.

Baca Juga:  Vaksin Massal TNI/Polri di Sumsel Melebihi Target Mabes Polri

“Langkah hukum adalah langkah terakhir yang kita ambil guna penertiban sumur minyak ilegal yang ada di beberapa wilayah di Sumsel termasuk di Muba sendiri,” katanya.

Dalam kegiatan diskusi bersama wartawan turut dihadiri oleh beberapa Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra.  Selain itu kegiatan ini berjalan sesuai dengan protokol kesehatan dan menerapkan 5M.#osk

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Kehilangan KH Kgs Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz.

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...