Ultimate magazine theme for WordPress.

Kapolda Sumsel Tanggapi Dugaan Penganiyaan yang Dilakukan Oknum Polwan Berpangkat AKBP


Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Toni Harmanto (BP/IST)

Palembang, BP- Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polwan berpangkat AKBP atau perwira menengah (pamen) ditanggapi  Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Toni Harmanto.

Oknum polwan tersebut sebelumnya dilaporkan ke Mapolda Sumsel atas kasus dugaan pengeroyokan dipicu sengketa tanah oleh Rabara Roku.

Mantan Kapolda Sumbar itu mengatakan , terlapor oknum Polwan dan Rabara Roku selaku pelapor keduanya sama – sama melapor.

Baca Juga:  Gerobak dan Pegawai Bakso Dianiaya Preman

“Oknum polwan berpangkat AKBP yang dilaporkan itu rupanya juga telah membuat laporan kepolisian. Keduanya sama – sama membuat laporan,”katanya di temui di Mapolda Sumsel , Jumat (22/10).

Kapolda menegaskan, setiap laporan yang masuk pasti akan ditindaklanjuti. “Tetap ditindaklanjuti. Belum tahu mana yang benar dan salah,” katanya.

Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan yang mendampingi Kapolda Toni juga menimpali. Rudi mengatakan, laporan tersebut sedang ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Dengar Pacar Hamil, FP Aniaya dan Perkosa Korban

“Itu split (laporannya), saling lapor. Yang jelas tetap ditindaklanjuti,” kata Brigjen Pol Rudi.

Saat ditanya mengenai perintah tegas Kapolri untuk menindak anggota yang melanggar aturan, Wakapolda Rudi menambahkan, Polda Sumsel akan bertindak sesuai dengan laporan yang masuk.

“Kita on-based laporan yang masuk. Aman lah lur,” katanya.

Diketahui, Rabara Roku, warga Komplek Villa Putri Uliya, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang melaporkan kasus penganiayaan dengan cara dikeroyok ke SPKT Polda Sumsel.

Baca Juga:  Napi Tewas Disiksa Oknum Sipir

Rabara mengaku dirinya telah dianiaya diduga oleh pasangan suami istri (Pasutri) oknum Polwan perwira menengah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) bersama suaminya yang merupakan oknum pengacara pada, Minggu (3/10) lalu.

Pemicunya, dikarenakan masalah sengketa tanah di kawasan perumahan Kenten Azhar, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.#osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...