Ultimate magazine theme for WordPress.

Polisi Geledah Kantor DHD Farm Indonesia

Timsus Satgas korban investasi budidaya ikan lele PT Darsa Hakam Darussalam (DHD) Farm Indonesia, Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan menggeledah kantor PT DHD Farm Indonesia yang berada Jalan Residen H Amaluddin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang Selasa (19/10) siang.(BP/IST)

Palembang, BP- Timsus Satgas korban investasi budidaya ikan lele PT Darsa Hakam Darussalam (DHD) Farm Indonesia, Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan menggeledah kantor PT DHD Farm Indonesia yang berada Jalan Residen H Amaluddin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang Selasa (19/10) siang.

Setelah melakukan penggeledahan selama lebih dari dua jam, akhirnya Tim Khusus (Timsus) menyita dan mengamankan sejumlah berkas.

Penyidik Timsus juga menyita barang bukti lain berupa laptop dari kantor DHD.

Baca Juga:  Tiga Petinggi PT DHD Farm Indonesia Dijadikan Tersangka

Kepala Satgas Timsus sekaligus Kasubdit IV Renakta Kompol Masnoni mengatakan, anggotannya kembali mendatangi kantor DHD Farm Indonesia. Kalau sebelumnya melakukan penyegelan dengan memasang garis polisi. Kali ini kedatangan anggota untuk menggeledah mencari barang bukti dalam kasus penipuan investasi budidaya ikan lele.

“Kami juga sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini. Dari penggeledahan dikantor DHD kita menyita barang bukti yang ada kaitannya dengan kasus ini. Ada beberapa dokumen yang berkaitan dengan masalah pembayaran, kemudian yang berkaitan dengan data mitra, lalu data legalitas PT DHD, bukti-bukti pembukuan transaksi keuangan PT DHD dan beberapa laptop,” katanya.

Baca Juga:  Tertipu Investasi Lele Organik, Mitra Datangi Kantor Koperasi DHD Farm

Masnoni menyebut, barang bukti yang disita di antaranya beberapa dokumen yang berkaitan dengan masalah pembayaran, kemudian yang berkaitan dengan data mitra.

“Lalu ada data legalitas PT DHD, bukti-bukti pembukuan transaksi keuangan PT DHD dan sejumlah laptop dari ruangan staf hingga direktur,” katanya.

Menurutnya sebagai tindakan lanjutan pihaknya akan terlebih dahulu melihat dan memeriksa hasil dokumen-dokumen yang telah diamankan sebagai barang bukti.

Baca Juga:  Laporan Mitra Investasi Ikan Lele Diarahkan ke Perdata

“Tetap akan lakukan penyidikan termasuk penyelidikan mengenai kasus investasi ikan lele ini. Apakah akan ada tersangka lain atau seperti apa. Termasuk menggeledah aset-aset tersangka yang sudah dijadikan tersangka, ” katanya.#osk

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...