Ultimate magazine theme for WordPress.

Pemkot Gelar Pameran Temporer Museum “Palembang: Singgasana Rempah Nusantara”

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Ansori (kiri) dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Aufa Syahrizal (kanan) saat diwawancari seusai membuka kegiatan pameran temporer museum dengan Tema “Palembang: Singasana Rempah Nusantara” di Pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (18/10). (BP/Ric)

Palembang, BP – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kebudayan Kota Palembang menggelar pameran temporer museum dengan Tema “Palembang: Singasana Rempah Nusantara” di Pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (18/10).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Ansori yang hadir dalam kegiatan tersebut menuturkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan dan menginformasikan kepada kaum muda bahwa Palembang merupakan jalur rempah-rempah.

“Rempah-rempah ini sudah berlangsung dalam tiga dekade mulai dari sejak zaman kesultanan sampai kolonial. Ini harus diketahui terutama anak-anak muda sekarang, ini sesuatu yang bersejarah yang harus diketahui bahwa di Kota Palembang ini perdagangan dan perekonomian sudah berjalan sejak lama,” ujar Ansori kepada Berita Pagi, Senin (18/10).

Baca Juga:  Pekan Adat Sebagai Wahana Menjaga Kelestarian Budaya Sumsel 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Aufa Syahrizal yang turut hadir juga dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi dengan diselenggarakannya pameran tersebut.

“Kami dari Disbudpar mengapresiasi atas inisiasi dari Dinas Kebudayaan Kota Palembang yang selalu mempertahankan dan melestarikan kebudayaan yang ada di Kota Palembang,” kata Aufa kepada Berita Pagi, Senin (18/10).

Baca Juga:  12 Kabupaten Kota Ikuti Festival Rentak Batanghari

Aufa juga menjelaskan bahwa kebudayaan itu tidak hanya berupa seni, tari menari, atau lagu dan sebagainya tapi jalur rempah merupakan bagian dari kebudayaan yang harus dilestarikan.

“Karena banyak adat budaya kita yang berkaitan dengan kuliner yang masih menggunakan rempah-rempah asli, oleh karena itu kegiatan-kegiatan seperti harus kita pertahankan di samping kita memperkenalkan kepada Generasi Muda bahwa Palembang dilihat dari sejarah mesuem tadi bahwa Palembang memang sempat disinggahi oleh para pedagang-pedangang dan menjadi daerah persinggahan utama karena memiliki rempah-rempah yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan,” jelas dia.

Baca Juga:  Mengenal Aksara Ka Ga Nga Tanduk Kerbau di Marga Empat Suku Negeri Agung

Selain itu, Aufa juga mengatakan berdasarkan sejarah melalui rempah-rempah itu bahkan Kota Palembang menjadi terkenal di mancanegara.

“Jadi artinya, kegiatan-kegiatan ini sangat positif dan ini perlu kita lestarikan dan laksanakan. Kami berharap kegiatan ini jadi event tahunan dengan dikemas lebih baik lagi sehingga generasi muda dapat mempertahankan dan melestarikan kebudayaan di Kota Palembang,” tandasnya. #ric

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...