Ultimate magazine theme for WordPress.

Pelaku Pencabulan Dua Keponakan di OKI Ditangkap

Kasubdit IV Renata Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni (BP/IST)

Palembang, BP- Kasus dugaan tindakan asusila yang dilakukan RO (20) terhadap dua keponakan perempuannya yang berusia tujuh tahun dan tiga tahun di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) beberapa waktu lalu, terungkap.

Subdit Renakta di backup tim Opsnal Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap pelaku, Rabu (12/10) sekitar pukul 03.00 , dan langsung digiring ke Mapolda Sumsel.

“Kita mendapatkan serahan dari anggota tim Opsnal Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, dan sekarang ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni SIK, Kamis (14/10).

Ia mengatakan, hingga kini petugas baru meminta keterangan sebatas lisan dari kedua korban yang baru berusia tujuh tahun dan tiga tahun tersebut. Namun, pelaku tetap tidak mengakui melakukan tindakannya.

Baca:  Oknum Guru Agama di OI , Cabuli 12 Santrinya

“Meskipun pelaku tidak mengakui perbuatannya, namun kita tetap fokus pada bukti-bukti, seperti hasil visum yang hasilnya baru akan didapatkan beberapa hari mendatang,” katanya.

Untuk kepentingan penyidikan dan keamanan, saat ini kedua korban dan ibunya telah ditempatkan di Save House (rumah aman, red).
Ditempatkannya kedua korban dan ibunya di Save House, menurut Masnoni, selain faktor keamanan, juga untuk lebih memudahkan penyidikan.

Baca:  Apriyadi Setubuhi Pacarnya Sendiri

“Kita juga menyiapkan seorang psikiater yang diharapkan akan dapat menggali lebih detial lagi informasi dari kedua korban yang masih anak-anak, yang hingga saat ini masih mengalami rasa trauma akibat kejadian tersebut,” katanya.

Atas ulahnya, pelaku RO dikenakan Pasal 82 ayat 2 jo Pasa 76 hurup e UU RI Nomor 17 tahun 2016 penetapan Perpu Nomor 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2020 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hkuman paling singkat 5 tahun, paling lama 15 tahun, dan denda Rp 5 Milyar.#osk

Baca:  Oknum Guru Agama di OI , Cabuli 12 Santrinya

 

 

 

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...