Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

PN Palembang: Pembangunan Sudah Berjalan

Pembangunan Masjid Sriwijaya sudah berjalan. (BP/Doc)

Palembang, BP – Isu yang berkembang selama ini menganai keberadaan Masjid Sriwijaya seolah tidak ada bekasnya sama sekali, ditepis langsung oleh Abu Hanifah selaku Pejabat Humas PN Palembang.

Hal ini disampaikannya disela kunjungan langsung ke lokasi pada saat digelar sidang lapangan atau pemeriksaan fisik di lahan Masjid Sriwijaya di Jakabaring, Jumat
(8/10/21)
“Dari pemeriksaan tadi, artinya bahwa isu yang berkembang selama ini yang seolah tidak ada bekasnya sama sekali, ternyata setelah kita melihat ke lapangan
bangunan itu sudah ada, sudah berjalan dan itu masih memungkinkan untuk di lanjutkan,”tegas Abu Hanifah kepada awak media. Dilansir dari news.detik.com, pada pelaksanaan sidang lapangan tersebut dihadiri di antaranya beberapa anggota Majelis hakim, Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejati Sumsel, kuasa hukum para terdakwa juga pihak terkait lainnya. Pelaksanaan sidang tersebut dikawal langsung oleh tim Satpol PP Provinsi Sumsel dengan menyisir bangunan Masjid Sriwijaya yang hampir dit￾umbuhi rerumputan setinggi bahu orang dewasa.
“Luas tanah itu kan 9 hektare, kami tadi hanya memeriksa khusus yang ada
bangunannya saja. Berdasarkan perkiraan, perkiraan pengetahuan umum saja ya,
mungkin di lahan itu sekitar 1 atau 2 hektare saja yang ada bangunan, ”katanya disela pengecekan yang berlangsung kurang lebih
satu jam ini.
Ketika disinggung soal informasi warga sekitar yang menyebut tempat tersebut jadi sarang ular dan babi, Abu menuturkan hewan tersebut tak ada di bangunan. Namun dia mengaku area memang dipenuhi rumput liar.
“Kalau di bangunan yang ada tadi mungkin tidak ada (ular dan babi-red). Tapi mungkin di lokasi-lokasi serut (penuh rumput tinggi) ya itu bisa saja,” ungkap Abu.

Baca:  Erwan Mengaku Tak Kenal Alex Noerdin

Abu mengatakan berdasarkan dokumen yang diterima dalam persidangan, juga dari keterangan saksi￾saksi, bangunan Masjid Sriwijaya yang ada itu dinilai pengerjaan baru sekitar 19 persen.
“Progress pembangunan 19 persen itu berdasarkan dokumen-dokumen di persidangan. Ketika pencairan dana dan juga termasuk dari keterangan saksi-saksi,” terangnya.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman juga mengatakan kegiatan merupakan rangkaian pemeriksaan atas proses persidangan dalam kasus tersebut. “Kami selaku pihak Kejati Sumsel juga ikut hadir menyaksikannya,” katanya.
Hal ini, menurutnya, tentu akan mempengaruhi keputusan majelis hakim kepada para terdakwa. Sebab, majelis sudah melihat langsung dan mencatat setiap temuan di lapangan.
“Pastinya majelis hakim memiliki pertimbangan sendiri. Dan tentu dengan adanya pemeriksaan fisik ini, akan
mempengaruhi penilaian majelis hakim,” jelasnya. #

Baca:  Kejati Sumsel Sita Berkas dan 1 Unit Mobil Camry Milik Ketua Divisi Pelaksanaan Lelang Masjid Raya Sriwijaya
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...